BeritaPeristiwa

Wakil Ketua DPRD Sumenep Desak Pemkab Tambah Sarana Kedaruratan di Kepulauan Pasca Kebakaran Kangean

Avatar
×

Wakil Ketua DPRD Sumenep Desak Pemkab Tambah Sarana Kedaruratan di Kepulauan Pasca Kebakaran Kangean

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua DPRD Sumenep Desak Pemkab Tambah Sarana Kedaruratan di Kepulauan Pasca-Kebakaran Kangean
Wakil Ketua DPRD Sumenep, H. Dul Siam.

Mediapribumi.id, Sumenep — Peristiwa kebakaran yang menghanguskan puluhan sepeda motor milik warga di lokasi parkir umum Desa Tembayangan, Kecamatan Kangayan, mendapat perhatian dari kalangan DPRD Sumenep.

Wakil Ketua DPRD Sumenep, H. Dul Siam, mendorong pemerintah daerah menjadikan kejadian ini sebagai momentum untuk memperkuat kepedulian dan sarana prasarana kedaruratan, khususnya di wilayah kepulauan.

Dul Siam menilai kebakaran tersebut menjadi pengingat bahwa wilayah kepulauan di Sumenep masih minim fasilitas penanganan kondisi darurat. Ia berharap pemerintah kabupaten lebih peka dan responsif terhadap kebutuhan tersebut.

“Dengan kejadian ini, jadikan sebagai momentum untuk semakin meningkatkan perhatian dan kepedulian serta kepekaan sosial kita, pihak pemerintah. Tingkatkan sarana prasarana kedaruratan, apalagi di daerah kepulauan, seperti mobil pemadam kebakaran, ambulans, termasuk ambulans laut, dan lain-lain,” ujar Dul Siam, Jumat (21/08/2026).

Menurutnya, kejadian serupa tak hanya terjadi kali ini saja, bahkan sebelumnya di Kepulauan Sapeken juga mengalami peristiwa nahas yang sama hingga membuat rumah warga tak bisa diselamatkan karena keterbatasan sarana kedaruratan.

Lebih lanjut, Dul Siam menegaskan bahwa dalih efisiensi anggaran tidak seharusnya menjadi alasan bagi pemerintah daerah untuk menunda pemenuhan fasilitas kedaruratan di wilayah kepulauan. Menurutnya, hal ini semata soal komitmen dan keberpihakan para pemegang kebijakan.

Efisiensi bukan alasan untuk abai terhadap fasilitas sarpras kedaruratan. Tinggal goodwill (kemauan) pemegang kebijakan, mau peduli atau tidak. Kalau peduli terhadap kedaruratan, tinggal menggeser anggaran kegiatan-kegiatan rutin yang tidak urgen saja,” tegasnya.

Pernyataan politisi PKB ini menyusul insiden kebakaran yang melalap puluhan motor warga Tembayangan dan Cangkramaan, yang selama ini terkendala akses jalan sehingga terpaksa memarkirkan kendaraan di lokasi terbuka.

Salah satu warga setempat, Rahman menjelaskan, minimnya fasilitas pemadam kebakaran di Kepulauan Kangean turut memperparah dampak kebakaran, di mana warga hanya bisa pasrah menyaksikan kendaraannya hangus tanpa bisa berbuat banyak.

“Hal ini menambah daftar ketimpangan infrastruktur kedaruratan antara wilayah daratan dan kepulauan di Kabupaten Sumenep, yang kerap muncul setiap kali terjadi insiden serupa,” tegas aktivis mahasiswa itu.

Bantu kami agar selalu hadir di halaman pencarian Anda. Klik tombol di samping untuk memprioritaskan artikel dari kami!

Jadikan Sumber Pilihan
Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *