Mediapribumi.id, Sumenep — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) mengalokasikan anggaran sebanyak Rp2,1 miliar untuk bantuan bibit tembakau.
Anggaran tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Nantinya tidak hanya bantuan bantuan bibit, namun juga untuk pengadaann pupuk, pembibitan, dan sekolah pertanian lapang sebagai media pelatihan kepada para petani tembakau.
“Program ini akan direalisasikan nanti pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) karena juga menyesuaikan dengan musim tanam tembakau yakni musim kemarau,” kata Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, Jumat (08/05/2026).
Untuk penerimanya adalah petani tembakau yang tersebar di berbagai kecamatan yang ada di Kabuapten Sumenep, saat ini masih dalam proses pengajuan oleh kelompok tani.
Selain itu, dari total anggaran tersebut saat ini masih belum dipetakkan, nanti akan dilakukan pemetakan anggaran setelah pembahasan di PAK.
“Untuk bibitnya nanti akan dibeli dari BSIP TAS kemudian dikirim dalam bentuk barang kepada para petani penerima,” tuturnya.
Sedangkan, titiknya masih belum dipastikan karena masih dalam tahap pengajuan dan nanti untuk penentuannya akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran.
“Kalau tahun 2025 kemarin, penerimanya tersebar di 19 kecamatan,” pungkasnya.













