BeritaPeristiwa

Awal Tahun 2026 Lima Orang Pekerja Migran Asal Sumenep Meninggal di Malaysia

Avatar
662
×

Awal Tahun 2026 Lima Orang Pekerja Migran Asal Sumenep Meninggal di Malaysia

Sebarkan artikel ini
Awal Tahun 2026 Lima Orang Pekerja Migran Asal Sumenep Meninggal di Malaysia
Proses Pemulangan PMI Meninggal ke Kepulauan Sumenep. (Foto: Eko)

Mediapribumi.id, Sumenep — Awal tahun 2026 sebanyak lima orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sumenep meninggal dunia di Negara Malaysia.

Jumlah ini diperkirakan akan lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya mengingat sepanjang tahun 2025 PMI yang meninggal sebanyak enam orang.

Lima orang PMI yang meninggal di Malaysia tersebut semuanya masyarakat Kepulauan Kangean dengan rincian tiga orang asal Kecamatan Arjasa, dan dua orang asal Kecamatan Kangayan.

“Awal tahu ini ada lima PMI asli Sumenep yang meninggal di Malaysia, semuanya orang kepulauan,” jelas Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Sumenep, Eko Kurnia Mediantoro, Kamis (05/03/2026).

Menurutnya, penyebab kematiannya beragam yakni sebagian karena sakit sedangkan yang lain karena mengalami kecelakaan kerja.

Untuk status PMI tersebut, semuanya berstatus ilegal karena tidak memiliki dokumen persyaratan yang lengkap dan resmi sebagai PMI di Negara tempat bekerja.

“Semuanya statusnya ilegal karena tidak memiliki dokumen resmi dan lengkap sebagai PMI,” imbuhnya.

Setelah dipulangkan ke Indonesia khususnya di Bandara Internasinal Juanda, kelima mayat tersebut diantarkan hingga Pelabuhan Kalianget.

Penjempuntannya menggunakan ambulans yang difasilitasi oleh BP3MI Jawa Timur dan P4MI Pamekasan, setelahnya langsung diserahkan kepada pihak keluarga yang bersangkutan.

Selain itu, untuk pemulangan hingga kampung halamannya, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep juga ikut memberikan bantuan sejumlah uang untuk pemulangan.

“Alhamdulillah, Baznas juga berkolaborasi dengan membantu sebagian biaya pemulangan, karena biaya transportasinya cukup mahal,” tandasnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep