BeritaKesehatan

RSUDMA Sumenep Tegaskan Pelayanan Setara bagi Semua Pasien, Termasuk Peserta BPJS

Avatar
17
×

RSUDMA Sumenep Tegaskan Pelayanan Setara bagi Semua Pasien, Termasuk Peserta BPJS

Sebarkan artikel ini
RSUDMA Sumenep Tegaskan Pelayanan Setara bagi Semua Pasien, Termasuk Peserta BPJS
Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Erliyati.

Mediapribumi.id, Sumenep — Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep menegaskan tidak ada perbedaan perlakuan dalam pemberian layanan medis kepada pasien, baik peserta BPJS Kesehatan maupun umum. Seluruh pelayanan dijalankan berdasarkan standar operasional prosedur (SOP), kode etik profesi, dan ketentuan sistem kesehatan nasional yang berlaku.

Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Erliyati, menyatakan bahwa setiap pasien berhak mendapatkan pelayanan yang adil tanpa memandang latar belakang ekonomi maupun status sosial.

“RSUDMA Sumenep selalu mengedepankan pelayanan yang profesional, adil, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Seluruh tenaga kesehatan bekerja berdasarkan standar medis serta tanggung jawab profesi,” ujarnya, Minggu (07/06/2026).

Triase, Bukan Diskriminasi

Erliyati menepis persepsi yang berkembang di masyarakat terkait perbedaan waktu tunggu layanan. Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari sistem triase — mekanisme penentuan prioritas penanganan berdasarkan tingkat kegawatan medis pasien, bukan berdasarkan status kepesertaan atau kemampuan finansial.

“Pasien yang berada dalam kondisi darurat akan mendapatkan prioritas penanganan terlebih dahulu sesuai kebutuhan medisnya,” tegasnya.

Pembenahan Berkelanjutan dan Layanan Unggulan

Sebagai rumah sakit rujukan utama di Kabupaten Sumenep, RSUDMA terus melakukan transformasi layanan secara bertahap. Upaya pembenahan mencakup peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, pengembangan fasilitas, hingga digitalisasi layanan guna memperluas aksesibilitas masyarakat.

Sejumlah layanan unggulan yang terus diperkuat antara lain IGD 24 jam, Intensive Care Unit (ICU), Pediatric Intensive Care Unit (PICU), Neonatal Intensive Care Unit (NICU), Poli Onkologi, serta layanan pengantaran obat ke alamat pasien.

Selain itu, kenyamanan ruang rawat inap dan percepatan administrasi BPJS Kesehatan turut menjadi prioritas pembenahan rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep tersebut.

Kritik Masyarakat Jadi Bahan Evaluasi

Erliyati menegaskan bahwa masukan dari publik disambut sebagai bahan evaluasi yang konstruktif, bukan sekadar keluhan.

“Kritik dan masukan masyarakat tentu menjadi perhatian kami. Hal itu menjadi bagian penting dalam evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih baik ke depan,” katanya.

Dalam beberapa tahun terakhir, RSUDMA dinilai menunjukkan kemajuan signifikan melalui berbagai inovasi dan penguatan fasilitas publik — sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif, modern, dan mudah dijangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Kami berharap melalui penguatan pelayanan yang humanis dan profesional, kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan daerah terus meningkat, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap pasien yang membutuhkan pelayanan medis,” pungkas Erliyati.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep