BeritaKesehatan

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Gandeng TNI Tegakkan Kawasan Tanpa Rokok

Avatar
1188
×

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Gandeng TNI Tegakkan Kawasan Tanpa Rokok

Sebarkan artikel ini
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Gandeng TNI Tegakkan Kawasan Tanpa Rokok
Anggota TNI 0827 Sumenep, saat mensosialisasikan kawan tanpa rokok kepada keluarga pasien di RSUD Moh Anwar Sumenep.

Mediapribumi.id, Sumenep — Komitmen Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep, Jawa Timur dalam meningkat kualitas kesehatan masyarakat terus ditingkatkan.

Kali ini melalui penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Untuk memperkuat program ini, RSUDMA Sumenep menjalin kerja sama strategis dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0827/Sumenep.

Kolaborasi ini bertujuan menciptakan lingkungan rumah sakit yang lebih sehat, aman, dan nyaman bagi pasien, tenaga medis, serta pengunjung.

Direktur RSUDMA, dr. Erliyati, menyampaikan bahwa keterlibatan aparat TNI merupakan langkah konkret untuk meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap aturan KTR, khususnya saat jam kunjungan yang ramai. Selama ini, pendekatan persuasif melalui imbauan tertulis dan lisan belum sepenuhnya efektif dalam menekan pelanggaran.

“Kami memiliki komitmen kuat untuk memberikan pelayanan yang memenuhi standar kesehatan. Oleh karena itu, kenyamanan dan keselamatan pasien menjadi prioritas utama kami,” ujar dr. Erliyati. Senin (21/04/2025).

Ia menjelaskan bahwa kehadiran aparat TNI di lingkungan rumah sakit diharapkan dapat mempertegas aturan dan mendorong disiplin kolektif, terutama bagi pengunjung yang masih nekat merokok di area terlarang.

“Jika ingin merokok, silakan keluar dari area rumah sakit, ke luar pagar yang tidak termasuk dalam wilayah KTR,” tegasnya.

Sebagai fasilitas pelayanan kesehatan, RSUDMA wajib menerapkan KTR sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Dalam Pasal 115 ayat (2) disebutkan bahwa rumah sakit merupakan kawasan yang harus bebas dari asap rokok.

Lebih jauh, dr. Erliyati berharap kolaborasi ini bisa menjadi contoh penerapan kebijakan kesehatan publik yang tegas dan berkelanjutan.

“Kami ingin mendorong terciptanya lingkungan rumah sakit yang benar-benar steril dari paparan asap rokok,” pungkasnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep