Mediapribumi.id, Sumenep — Perjuangan warga kepulauan untuk mendapatkan layanan kesehatan kembali tergambar dari kisah Mutimmah (31), seorang ibu asal Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep. Ia terpaksa harus dirujuk ke daratan Sumenep menggunakan pesawat Susi Air demi keselamatan persalinannya, Selasa (30/9/2025).
Awalnya, Mutimmah berencana melahirkan anak pertamanya di Pustu Pagerungan Kecil. Namun, proses persalinan mengalami kendala karena partus lama atau pembukaan yang tidak kunjung maju. Kondisi ini membuat bidan setempat menetapkan kasusnya masuk kategori waspada.
Bidan Koordinator (Bikor) Puskesmas Pagerungan Besar, Yuliani, menuturkan bahwa pasien dirujuk setelah melalui observasi medis.
“Kami rujuk ke RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, karena pasien mengalami pemanjangan kala satu. Hal itu berdasarkan hasil observasi yang menunjukkan proses persalinan tidak normal dari perkiraan,” jelas Yuliani.
Mutimmah, kata Yuliani, awalnya dibawa ke Puskesmas Pagerungan Besar pada pukul 06.00 WIB, sebelum akhirnya diputuskan untuk diberangkatkan ke daratan. Dengan menggunakan pesawat Susi Air yang menyediakan kursi darurat untuk pasien, ia terbang menuju Bandara Trunojoyo Sumenep pada pukul 11.00 WIB.
“Alhamdulillah semua berjalan lancar. Kami sangat terbantu dengan adanya seat emergency di pesawat, sehingga pasien bisa lebih cepat sampai ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap,” ungkap Yuliani.
Setibanya di RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, Mutimmah berhasil melahirkan secara normal pada pukul 14.00 WIB. Baik ibu maupun bayi dalam keadaan sehat.
Meski demikian, Yuliani berharap fasilitas darurat di penerbangan reguler tetap tersedia setiap saat, mengingat kondisi geografis kepulauan membuat warga hanya bisa mengandalkan jalur udara untuk mendapatkan layanan medis cepat.
Kisah Mutimmah menjadi potret nyata perjuangan warga kepulauan dalam memperoleh akses kesehatan.
“Jarak laut dan keterbatasan fasilitas membuat setiap menit begitu berharga, terutama ketika menyangkut keselamatan ibu dan bayi,” tukasnya.













