BeritaMigas

Program PPM SKK Migas-Kangean Energy Indonesia Dinilai Berdampak, Bupati Sumenep Berikan Penghargaan

Avatar
×

Program PPM SKK Migas-Kangean Energy Indonesia Dinilai Berdampak, Bupati Sumenep Berikan Penghargaan

Sebarkan artikel ini
PPM SKK Migas-KEI Berdampak, Bupati Sumenep Berikan Penghargaan
Penyerahan Penghargaan oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo Kepada SKK Migas-KEI.

Mediapribumi.id, Surabaya — Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyerahkan penghargaan kepada SKK Migas-Kangean Energy Indonesia (KEI) atas kontribusi dan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia serta kesehatan masyarakat di wilayah operasi produksi, melalui Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberlanjutan program yang telah dijalankan SKK Migas-KEI, khususnya dalam bidang peningkatan kompetensi Guru Non ASN/Honorer dan upaya pencegahan serta penurunan stunting, Senin (24/08/2026).

Di bidang pendidikan, program peningkatan kompetensi Guru Non ASN/Honorer telah berjalan selama tiga tahun. Program ini menjadi wadah bagi para guru untuk meningkatkan kapasitas, mengembangkan metode pembelajaran, serta memperkuat peran tenaga pendidik dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas.

Sepanjang pelaksanaan program tersebut, para guru tidak hanya mengikuti kegiatan pengembangan kompetensi, tetapi juga menghasilkan karya berupa modul pembelajaran dan buku fiksi tentang guru.

Karya-karya tersebut menjadi bentuk nyata dari peningkatan kreativitas dan kemampuan literasi para pendidik dalam mengembangkan bahan pembelajaran sekaligus mendokumentasikan pengalaman serta nilai-nilai profesi guru.

Selain mendukung sektor pendidikan, SKK Migas-KEI juga konsisten berkontribusi dalam program pencegahan dan penurunan stunting di wilayah operasi produksi. Program tersebut telah berjalan selama lima tahun dengan fokus pada peningkatan kesadaran masyarakat terkait kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, serta upaya pencegahan stunting sejak dini.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan apresiasi atas komitmen SKK Migas – KEI yang secara konsisten menjalankan program pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, kontribusi perusahaan dinilai hadir untuk menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat di Wilayah operasi SKK Migas-KEI.

“Penghargaan ini memiliki sejarah panjang, karena setiap tahunnya kami mengetahui peran KEI ini wilayah operasi. Jadi kami mengapresiasi komitmen ini untuk terus mendukung peningkatan kompetensi guru serta ikut berperan dalam upaya pencegahan stunting di wilayah operasi,” ujar Bupati Sumenep, di Surabaya, Senin (24/08/2026).

Tak hanya itu, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan bahwa pelaksanaan program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) dengan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar wilayah operasi.

Melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan masyarakat, ia berharap program-program SKK Migas-KEI tersebut dapat terus memberikan manfaat dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sumenep.

“Semoga, komitmen KEI ini tetap dijalankan tiap tahunnya, karena apapun keadaanya Pemkab dengan KEI selalu berkolaborasi,” tuturnya.

Sementara, Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Anggono Mahendrawan, turut mengapresiasi komitmen Kangean Energy Indonesia (KEI) dalam menjawab kebutuhan para Guru dan kesehatan masyarakat di wilayah operasi produksi.

“Semoga program PPM KEI ini tetap bediri tegak untuk memberikan dampak terhadap para guru Non ASN dan juga penanganan stunting. Dengan penghargaan ini, mari kita pertahankan dan dilakukan inovasi terbaik yang lebih bermanfaa,” kata Anggono.

Selanjutnya, Vice President KEI, Iman Santoso, mengaku bersyukur atas apresiasi dari Pemkab Sumenep, atas upaya pengembangan kompetensi guru dan penanganan stunting yang di lakukan di wilayah operasi produksi.

Iman Santoso juga menegaskan kembali komitmen, bahwa KEI atas selalu berkolaborasi dengan akademisi untuk pengembangan kompetensi guru di wilayah kepulauan Sapeken, khususnya Pagerungan Besar dan sekitarnya.

“Kami sangat bersyukur mas, semoga penghargaan ini membuat program kami semakin berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, Iman juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemkab Sumenep, Camat, Kades hingga masyarakat, yang selalu berkolaborasi dalam mensukseskan segala program SKK Migas-KEI.

Bantu kami agar selalu hadir di halaman pencarian Anda. Klik tombol di samping untuk memprioritaskan artikel dari kami!

Jadikan Sumber Pilihan
Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *