BeritaPeristiwa

Kapal Pengangkut Kayu Jati Terendam di Pelabuhan Kalianget Sumenep

Avatar
32
×

Kapal Pengangkut Kayu Jati Terendam di Pelabuhan Kalianget Sumenep

Sebarkan artikel ini
KLM Qalaqy 1 Miring di Pelabuhan Kalianget, Muatan Kayu Jati Perhutani Terendam
Tampak KLM Qalaqy 1 yang Miring di Pelabuhan Kalianget.

Mediapribumi.id, Sumenep — Kapal layar motor (KLM) Qalaqy 1 bertonase GT 58 mengalami insiden kemiringan ke sisi kanan saat bersandar di Pelabuhan Perintis Pelindo III Kalianget, Kabupaten Sumenep, Minggu (14/06/2026) sore. Kejadian berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB dan menyebabkan air laut masuk ke dalam lambung kapal.

Kapal yang berada di bawah nahkoda Rismon itu sebelumnya bertolak dari Pulau Sepanjang, Kecamatan Sapeken, pada Sabtu (13/6/2026). Kapal mengangkut 1.176 batang kayu jati gelondong hasil hutan negara milik Perum Perhutani KPH Madura dengan total kubikasi mencapai 70,005 meter kubik, senilai sekitar Rp70 juta.

Kapal tiba dan merapat di dermaga sekitar pukul 14.00 WIB. Berselang kurang dari dua jam, kapal mulai kehilangan keseimbangan hingga badan kapal sebagian terendam air laut.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa kemiringan kapal diduga dipicu dua faktor: kondisi air laut yang sedang surut dan kontur dasar perairan di lokasi sandar yang tidak merata. Kombinasi keduanya membuat kapal tak mampu mempertahankan posisinya di sisi dermaga.

Kasat Polairud Polres Sumenep AKP Moch. Rofiq, yang mewakili Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Nakhoda beserta dua anak buah kapal (ABK) dilaporkan dalam kondisi selamat.

“Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Fokus kami saat ini adalah melakukan penanganan terhadap kapal agar tidak mengalami kerusakan yang lebih parah serta memastikan keselamatan di area pelabuhan tetap terjaga,” ujar AKP Rofiq.

Personel Satpolairud Polres Sumenep langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengolah tempat kejadian perkara (TKP) dan menghimpun keterangan. Koordinasi pun segera dijalin bersama KSOP Kelas IV Kalianget, Polsek Kalianget, dan Pelindo III Sub Kalianget.

Untuk proses evakuasi, muatan kayu jati rencananya akan dipindahkan lebih dahulu menggunakan crane milik Pelindo guna mengembalikan keseimbangan kapal. Setelah posisi kapal stabil, air laut yang menggenangi palka akan dipompa keluar menggunakan mesin alkon.

Satpolairud Polres Sumenep terus memantau perkembangan situasi guna memastikan evakuasi berjalan aman tanpa mengganggu aktivitas pelayaran di Pelabuhan Kalianget.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep