Berita

Harlah ke-75 Fatayat NU, Ning Virzan: Saatnya Perempuan Bangkit dan Membangun Peradaban

Avatar
1126
×

Harlah ke-75 Fatayat NU, Ning Virzan: Saatnya Perempuan Bangkit dan Membangun Peradaban

Sebarkan artikel ini
Harlah ke-75 Fatayat NU, Ning Virzan: Saatnya Perempuan Bangkit dan Membangun Peradaban
Ketua Fatayat NU Sumenep, Ning Virzan.

Mediapribumi.id, Sumenep — Memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-75 Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) tahun 2025, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, Virzannida Busro Karim, atau akrab disapa Ning Virzan, menegaskan pentingnya peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah, bangsa, dan agama.

Ning Virzan yang juga anggota Komisi IV DPRD Sumenep dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menyebut Fatayat NU telah melahirkan banyak kader perempuan berkompeten dengan semangat juang tinggi.

“Kader-kader Fatayat hari ini telah menduduki posisi penting, mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten, bahkan nasional. Mereka berjuang di jalur Ahlussunnah wal Jamaah dan membawa dampak positif, terutama bagi pemberdayaan kaum perempuan,” ungkapnya. Jumat (25/04/2025).

Menurut Ning Virzan, peringatan Harlah ke-75 ini adalah momentum emas untuk membangkitkan kekuatan kolektif perempuan dalam membangun peradaban yang lebih baik.

“Ketika perempuan bersatu, kekuatan itu luar biasa. Kita mampu mengubah dunia menjadi lebih adil dan beradab,” tegasnya.

Tak hanya dalam dakwah, Fatayat NU juga aktif di berbagai bidang pemberdayaan. Ning Virzan menyoroti peran Forum Daiyah Fatayat (Fordaf NU) yang mencetak daiyah-daiyah profesional, serta program Gerakan Sehat Fatayat untuk Santri Nusantara (Gafantara) yang fokus pada pelatihan keterampilan kesehatan.

Di Sumenep, Fatayat juga meluncurkan program inovatif Fatayat Terlatih Andalan Ummah (FATIHAAH), membekali kader dengan pelatihan pertolongan pertama dalam kondisi darurat, seperti demam, kejang, tersedak, hingga kecelakaan.

“Melalui FATIHAAH, kami membentuk kader khusadah, yaitu kader-kader perempuan terlatih yang siap siaga menghadapi situasi darurat di lingkungan sekitar,” jelas Ning Virzan.

Selain itu, Fatayat NU juga terus mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan lewat pelatihan koperasi, akuntansi, bisnis, hingga manajemen, guna menciptakan perempuan mandiri dan berdaya saing.

Menutup keterangannya, Ning Virzan mengajak para ibu muda untuk terus produktif, baik dalam keluarga maupun masyarakat.

“Mari menjadi ibu yang salehah sekaligus pemimpin yang memberi manfaat bagi umat. Semoga kelak Rasulullah membanggakan kita semua di akhirat,” pungkasnya penuh semangat.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep