Mediapribumi.id, Sumenep — Laporan Khusus (Lapsus) yang diajukan para relawan dan pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumenep Sapeken Sapeken 2 terkait ketidakhadiran kepala SPPG setempat kini telah sampai di tingkat Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Sumenep dan akan diteruskan ke Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Surabaya untuk ditindaklanjuti.
Kepala SPPG Sumenep Sapeken Sapeken 2, Ainol Horri, yang sebelumnya dilaporkan tersebut kini telah kembali aktif menjalankan tugasnya. Produksi dan distribusi makanan bergizi gratis (MBG) di dapur tersebut juga dilaporkan telah berjalan normal sejak Senin lalu.
Akuntan SPPG Sumenep Sapeken 2, Chrisna Sangandea F.M, membenarkan bahwa kepala SPPG sudah kembali berada di dapur. Namun, ia mengaku tidak mendapat penjelasan rinci terkait ketidakhadiran atasannya tersebut.
“Kalau ke saya sendiri beliau tidak memberikan alasan jelasnya, cuma waktu pertama kali ketemu itu beliau langsung minta maaf,” ujar Chrisna, Selasa (21/07/2026).
Chrisna menambahkan, distribusi dan produksi MBG di dapur tersebut sudah kembali berjalan sejak Senin kemarin, sehingga kekhawatiran soal terganggunya penyaluran makanan kepada penerima manfaat (PM) kini mulai teratasi.
“Untuk kelanjutan tentang lapsus saya kurang tau karena yang mengurus Korcam dan Korwil, saya belum menerima kabar kelanjutannya,” pungkas Chrisna.
Ainol Horri sendiri mengakui bahwa dirinya sempat tidak masuk kerja selama beberapa hari. Ia menyebut telah melaporkan kondisinya kepada Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Sumenep.
“Sudah konfirmasi ke Korwil kemarin,” kata Ainol singkat.
Ia belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai alasan di balik ketidakhadirannya selama hampir sebulan tersebut.
Sementara itu, Koordinator Kecamatan (Korcam) SPPG Sapeken, Dedy Permadi, memastikan bahwa Laporan Khusus (Lapsus) yang diajukan para relawan dan pegawai SPPG Sumenep Sapeken 2 sudah ia terima dan diteruskan ke tingkat wilayah.
“Laporannya sudah kami sampaikan ke Korwil SPPG Sumenep,” ujar Dedy.
Korwil SPPG Sumenep, Moh. Kholilurrahman Hidayatullah, membenarkan telah menerima Lapsus tersebut. Ia memastikan laporan itu akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku, termasuk meneruskannya ke Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Surabaya.
“Laporannya sudah kami terima. Dalam waktu dekat akan kami tindaklanjuti,” tegas Dayat
Bantu kami agar selalu hadir di halaman pencarian Anda. Klik tombol di samping untuk memprioritaskan artikel dari kami!













