Mediapribumi.id, Sumenep — Rangkaian Student Orientation and Campus Induction (SOeCI) Universitas Bahaudin Mudhary Indonesia (Uniba) Madura diisi dengan materi bertajuk “Human Centered Leadership: Menempatkan Manusia sebagai Pusat Organisasi di Tengah Disrupsi Teknologi”. Materi tersebut dibawakan Direktur Naghfir’s Institute, Dr. Naghfir, S.HI., S.H., M.Kn., C.PM., CH., CWC., C.HT., di kampus setempat, Rabu (19/08/2026).
Dalam paparannya, Dr. Naghfir menegaskan satu prinsip utama: secanggih apa pun teknologi yang dipakai sebuah organisasi, keberhasilannya tetap bertumpu pada kualitas manusia di baliknya.
Ia menegaskan, konsep Human Centered Leadership tidak berhenti pada soal jabatan, kekuasaan, atau kemampuan memberi instruksi.
Kepemimpinan sejati, katanya, harus mampu memahami manusia, membangun kepercayaan, menghargai perbedaan, serta menciptakan lingkungan yang mendorong setiap individu untuk berkembang. Di tengah disrupsi teknologi, prinsip itu dinilainya justru semakin relevan.
“Teknologi boleh berkembang luar biasa cepat, tetapi manusia tidak boleh kehilangan nilai kemanusiaannya. Pemimpin masa depan adalah mereka yang mampu menggunakan teknologi sekaligus tetap mampu memahami, menghargai, dan menggerakkan manusia,” jelas Dr. Naghfir.
Ia membedah tantangan kepemimpinan generasi muda di tengah gempuran teknologi yang kian masif. Menurutnya, teknologi hanyalah instrumen yang benar-benar menentukan arah perubahan tetap manusia lewat karakter, kecerdasan, keberanian, dan kepedulian sosial yang dimiliki.
“Mahasiswa harus peka terhadap perubahan sosial, ekonomi, dan politik. Jangan sampai mahasiswa hanya menjadi penonton ketika perubahan terjadi di depan mata. Mahasiswa harus mampu membaca perubahan dan menentukan sikap,” kata Dr. Naghfir.
Kemampuan beradaptasi dengan teknologi, tegasnya, wajib berjalan seiring dengan penguatan karakter, sebab perubahan teknologi turut mengubah pola komunikasi, cara bekerja, hingga cara masyarakat mengakses informasi.
Dr. Naghfir menilai mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai kelompok intelektual muda, sehingga kehidupan kampus semestinya tidak hanya dimaknai sebagai ruang mengejar nilai akademik.
Ia mendorong mahasiswa berani terjun ke organisasi dan mengambil peran sebagai penggerak, karena organisasi adalah laboratorium kepemimpinan yang menempa mental, mengasah kemampuan komunikasi, dan melatih keberanian mengambil keputusan.
“Mahasiswa harus menjadi lokomotif organisasi. Jangan hanya menjadi penumpang. Jadilah orang yang mampu menggerakkan organisasi, melahirkan gagasan, dan mengajak orang lain bergerak menuju perubahan yang lebih baik,” ujarnya.
Dr. Naghfir turut menyoroti pola konsumsi informasi mahasiswa sebagai bagian tak terpisahkan dari kepemimpinan yang berpusat pada manusia.
Ia menyebut mahasiswa hidup dalam ekosistem informasi yang nyaris tanpa batas, dan jika tidak disaring secara bijak, derasnya informasi dapat memengaruhi cara berpikir serta membentuk perspektif yang keliru sesuatu yang justru bertentangan dengan semangat kepemimpinan yang jernih dan berorientasi solusi.
“Kurangi mengonsumsi berita yang negatif. Bukan berarti kita harus menutup mata terhadap persoalan yang terjadi, tetapi jangan sampai pikiran kita setiap hari dipenuhi informasi yang hanya membuat kita pesimis,” imbuhnya.
Ia juga mendorong mahasiswa memperbanyak informasi yang edukatif, inspiratif, dan membangun kapasitas diri, agar teknologi menjadi sarana pertumbuhan kepemimpinan, bukan sumber kegelisahan.
“Gunakan teknologi untuk membangun diri. Cari informasi yang menambah wawasan, memperkuat kompetensi, dan membuka peluang. Jangan biarkan teknologi justru mengendalikan cara berpikir kita,” tegasnya.
Di akhir paparannya, Dr. Naghfir berharap mahasiswa baru Uniba tidak sekadar memaknai masa kuliah sebagai jalan meraih gelar akademik.
“Kampus diharapkan menjadi ruang untuk membangun karakter, memperluas wawasan, mengasah jiwa kepemimpinan, dan mempersiapkan diri menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat,” pungkasnya.
Bantu kami agar selalu hadir di halaman pencarian Anda. Klik tombol di samping untuk memprioritaskan artikel dari kami!













