BeritaSosial Budaya

DPD KNPI Sumenep Gelar Bazar Murah di Empat Titik, Sambut Hari Sumpah Pemuda 2026

Avatar
×

DPD KNPI Sumenep Gelar Bazar Murah di Empat Titik, Sambut Hari Sumpah Pemuda 2026

Sebarkan artikel ini
Mediapribumi.id, Sumenep -- Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Sumenep menggelar bazar murah selama tiga hari, 26 hingga 28 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini. Bazar berlangsung di empat lokasi, yaitu Kecamatan Lenteng, Kecamatan Batu Putih, Kecamatan Dungkek, dan Kantor DPD KNPI Sumenep. Tiga komoditas pokok dijual dengan harga terjangkau: beras medium SPHP Rp11.700 per kilogram, Minyak Kita Rp15.700 per liter, dan telur Rp22.000 per kilogram. Penanggung jawab kegiatan, Joko Saifurrijal, mengatakan bazar ini merupakan bentuk kepedulian pemuda terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga. "Momentum Hari Sumpah Pemuda harus kita maknai dengan kegiatan nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Lewat bazar murah ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemuda tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi juga mengambil peran menjawab kebutuhan sosial masyarakat," ujarnya. Joko menyebut harga sembako dalam bazar telah ditetapkan agar terjangkau warga. Ia berharap program ini dapat meringankan pengeluaran rumah tangga. Menurutnya, penyelenggaraan bazar di sejumlah kecamatan bertujuan mendekatkan kegiatan KNPI kepada masyarakat. Ia juga berharap kegiatan ini memperkuat gotong royong, kepedulian sosial, dan kolaborasi antara pemuda dengan berbagai elemen masyarakat. Bazar akan ditutup pada 28 Oktober 2026, bertepatan dengan puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda di Lapangan LKS Gotong Royong, Sumenep. Pada malam puncak itu, KNPI akan membacakan Ikrar Trimatra Pemoeda Soengenep 2026. Pembacaan ikrar tersebut diharapkan menjadi momentum bagi pemuda Sumenep untuk meneguhkan komitmen terhadap persatuan, kebangsaan, dan tanggung jawab bersama dalam membangun daerah. Joko menegaskan, semangat Sumpah Pemuda perlu diwujudkan lewat tindakan konkret, bukan sekadar diperingati tiap tahun. “Pemuda harus menjadi bagian dari solusi atas persoalan masyarakat sekaligus menjaga persatuan di tengah keberagaman,” tuturnya.
Tampak Panitia Menyiapkan Barang Kepada Masyarakat dalam Bazar Murah DPD KNPI Sumenep.

Mediapribumi.id, Sumenep — Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Sumenep menggelar bazar murah selama tiga hari, 26 hingga 28 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini.

Bazar berlangsung di empat lokasi, yaitu Kecamatan Lenteng, Kecamatan Batu Putih, Kecamatan Dungkek, dan Kantor DPD KNPI Sumenep.

Tiga komoditas pokok dijual dengan harga terjangkau: beras medium SPHP Rp11.700 per kilogram, Minyak Kita Rp15.700 per liter, dan telur Rp22.000 per kilogram.

Penanggung jawab kegiatan, Joko Saifurrijal, mengatakan bazar ini merupakan bentuk kepedulian pemuda terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga.

“Momentum Hari Sumpah Pemuda harus kita maknai dengan kegiatan nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Lewat bazar murah ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemuda tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi juga mengambil peran menjawab kebutuhan sosial masyarakat,” ujarnya.

Joko menyebut harga sembako dalam bazar telah ditetapkan agar terjangkau warga. Ia berharap program ini dapat meringankan pengeluaran rumah tangga.

Menurutnya, penyelenggaraan bazar di sejumlah kecamatan bertujuan mendekatkan kegiatan KNPI kepada masyarakat. Ia juga berharap kegiatan ini memperkuat gotong royong, kepedulian sosial, dan kolaborasi antara pemuda dengan berbagai elemen masyarakat.

Bazar akan ditutup pada 28 Oktober 2026, bertepatan dengan puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda di Lapangan LKS Gotong Royong, Sumenep. Pada malam puncak itu, KNPI akan membacakan Ikrar Trimatra Pemoeda Soengenep 2026.

Pembacaan ikrar tersebut diharapkan menjadi momentum bagi pemuda Sumenep untuk meneguhkan komitmen terhadap persatuan, kebangsaan, dan tanggung jawab bersama dalam membangun daerah.

Joko menegaskan, semangat Sumpah Pemuda perlu diwujudkan lewat tindakan konkret, bukan sekadar diperingati tiap tahun.

“Pemuda harus menjadi bagian dari solusi atas persoalan masyarakat sekaligus menjaga persatuan di tengah keberagaman,” tuturnya.

Bantu kami agar selalu hadir di halaman pencarian Anda. Klik tombol di samping untuk memprioritaskan artikel dari kami!

Jadikan Sumber Pilihan
Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *