Mediapribumi.id, Sumenep – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep menunjukkan respons cepat dalam penanganan dampak bencana angin puting beliung yang melanda Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan. Pada hari keempat, Baznas mulai menyalurkan bantuan perbaikan rumah bagi warga yang terdampak.
Bencana yang terjadi pada Minggu sore, 1 Februari 2026, tersebut mengakibatkan ratusan rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi, serta menyebabkan tumbangnya sejumlah pohon dan rusaknya fasilitas umum.
Kepala BPBD Sumenep, Ach. Laili Maulidy menjelaskan peristiwa bencana ini mengakibatkan sejumlah bangunan rusak di beberapa kecamatan yakni Pragaan, Guluk-Guluk, dan Bluto.
Di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, berdasarkan laporan sementara dari pihak camat sebanyak 178 bangunan rusak akibat hujan deras yang disertai angin kencang.
“Kategori kerusakannya ini mulai dari ringan, sedang, hingga berat,” kata Laili saat diwawancarai wartawan di kantornya. Rabu (04/02/2026).
Selain itu, di Desa Guluk-Guluk, Kecamatan Guluk-Guluk bencana yang sama menyebabkan kerusakan sebanyak lima rumah, dua kios, dan satu ruang kelas salah satu sekolah. Sedangkan, di Kecamatan Bluto pohon tumbang mengakibatkan dua rumah warga rusak.
“Data ini bersifat sementara, karena hasil akhirnya menunggu hasil asesmen dari tim yang bertugas,” tuturnya.
Ketua Baznas Sumenep, Akhmad Rahman, menyampaikan bahwa bantuan difokuskan pada warga yang rumahnya masuk kategori rusak berat berdasarkan hasil taksasi tim penanganan bencana.
“Sejak awal kami berkoordinasi dengan tim gabungan untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Hari ini kami mulai menyalurkan bantuan perbaikan rumah bagi warga yang mengalami kerusakan berat,” ujarnya, Rabu (04/02/2026).
Berdasarkan hasil taksasi tim gabungan yang melibatkan BPBD, Dinas PUTR, Dinas Perkimhub, serta instansi terkait lainnya, tercatat tujuh rumah warga dinyatakan rusak berat dan membutuhkan penanganan segera. Pada tahap awal, Baznas menyalurkan bantuan perbaikan kepada lima rumah warga.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan dengan pendampingan langsung dari BPBD Sumenep, Polres Sumenep, Kodim 0827 Sumenep, Camat Pragaan, serta Pemerintah Desa Karduluk. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai penting untuk memastikan proses pemulihan berjalan aman, tertib, dan transparan.
Akhmad Rahman menegaskan, Baznas Sumenep berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat terdampak bencana, tidak hanya dalam fase tanggap darurat, tetapi juga pada tahap pemulihan.
“Kami ingin warga bisa segera kembali menempati rumah yang aman dan layak. Ini bagian dari amanah zakat yang harus kami kelola secara bertanggung jawab untuk kemaslahatan masyarakat,” tegasnya.













