BeritaPendidikanPeristiwa

Pastikan Pendidikan Tetap Berjalan, Baznas dan DWP Disdik Sumenep Dampingi Siswa Terdampak Puting Beliung

Avatar
295
×

Pastikan Pendidikan Tetap Berjalan, Baznas dan DWP Disdik Sumenep Dampingi Siswa Terdampak Puting Beliung

Sebarkan artikel ini
Pastikan Pendidikan Tetap Berjalan, Baznas dan DWP Disdik Sumenep Dampingi Siswa Terdampak Puting Beliung
Penyerahan Bantuan Baznas Sumenep (Foto: Taufiq)

Mediapribumi.id, Sumenep – Upaya memastikan pendidikan anak tetap berjalan pascabencana dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep. Kedua lembaga tersebut menyalurkan bantuan kepada siswa sekolah dasar di Desa Karduluk yang terdampak bencana puting beliung.

Bencana yang terjadi pada Minggu (01/02/2026) itu menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas umum, termasuk bangunan sekolah, musala, dan rumah warga. Kondisi tersebut sempat mengganggu aktivitas belajar siswa dan menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua.

Ketua Baznas Sumenep, Akhmad Rahman, menegaskan bahwa bantuan tersebut tidak hanya dimaksudkan untuk meringankan beban materiil, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moril agar anak-anak tetap merasa diperhatikan.

“Dalam situasi pascabencana, anak-anak menjadi kelompok yang rentan. Kami ingin memastikan mereka tetap mendapatkan perhatian dan semangat untuk melanjutkan pendidikan,” katanya, Kamis (05/02/2026).

Menurutnya, sinergi dengan DWP Disdik menjadi langkah strategis agar penanganan dampak bencana, khususnya di sektor pendidikan, dapat dilakukan secara lebih menyeluruh.

Hal senada disampaikan Ketua DWP Disdik Kabupaten Sumenep, Dewi Amborowati. Ia menilai, kepedulian terhadap siswa terdampak bencana merupakan tanggung jawab bersama, terutama bagi institusi yang bergerak di bidang pendidikan.

“Kami ingin anak-anak tidak merasa sendirian menghadapi situasi sulit ini. Kehadiran kami diharapkan dapat memulihkan semangat belajar mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SDN IV Karduluk, Widayanti, menyebut bantuan tersebut sangat membantu siswa di tengah kondisi lingkungan sekolah yang sempat terdampak cukup parah.

“Bencana ini tidak hanya berdampak pada bangunan, tetapi juga psikologis anak-anak. Bantuan dan perhatian ini memberi mereka rasa aman dan motivasi untuk kembali belajar,” ungkapnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep