Mediapribumi.id, Sumenep — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep optimis mencapai target swasembada pangan yang mencapai 25.000 hektare pada tahun 2025.
Kali ini, panen raya jagung hibrida seluas 2 hektare dilakukan di Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng denga perhitungan mencapai 16 ton. Selasa (27/05/2025).
“Alhamdulillah kualitasnya sangat baik, didukung dengan jaringan pengairan yang bagus,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Chainur Rasyid kepada mediapribumi.id.
Jagung hibrida ini, semuanya milik masyarakat, dan untuk pendistribusiannya pasca panen diserahkan kepada masing-masing petani.
Berdasarkan penuturan masyarakat, setelah panen jagung hibrida ini masyarakat akan menanam padi, mengingat jaringan pengairan mencukupi.
Menurut Inong, dari target 25.000 hektare selama 12 bulan, saat ini sudah mencapai 75 persen. Ia optimis bisa mencapai target pada akhir tahun.
“Saat ini masih turun hujan, kami ajak masyarakat untuk memanfaatkan air yang ada dengan menanam padi atau jagung,” imbuhnya.
Ia berharap, masyarakat Sumenep untuk mendukung suksesi swasembada pangan yang merupakan program Pemerintah Pusat dengan terus menanam.













