BeritaPemerintahan

Empat Pejabat Dilantik, Bupati Sumenep Tegaskan Mutasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi

Avatar
30
×

Empat Pejabat Dilantik, Bupati Sumenep Tegaskan Mutasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi

Sebarkan artikel ini
Empat Pejabat Dilantik, Bupati Sumenep Tegaskan Mutasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi
Empat Pejabat yang dilantik oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

Mediapribumi.id, Sumenep — Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Selasa (23/6/2026) malam.

Empat pejabat tersebut masing-masing Achmad Dzulkarnain sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Wahyu Kurniawan Pribadi sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah, Didik Wahyudi sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), serta Ach. Laili Maulidy sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Fauzi menegaskan bahwa rotasi dan mutasi jabatan merupakan bagian dari kebutuhan organisasi sekaligus upaya memperkuat kinerja birokrasi dan pelayanan publik.

“Saya percaya saudara akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan,” ujar Bupati Fauzi.

Ia berharap para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja terbaik guna mendukung percepatan program pembangunan daerah serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pelantikan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Sumenep.

Menurut Bupati Fauzi, jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pemerintah dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, setiap pejabat dituntut bekerja secara maksimal demi mendukung program pembangunan daerah.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya membangun koordinasi dan komunikasi yang baik di lingkungan kerja masing-masing. Kolaborasi antarlembaga dinilai menjadi kunci dalam mempercepat pencapaian target pembangunan di Kabupaten Sumenep.

“Kolaborasi menjadi hal penting agar program-program yang telah direncanakan dapat berjalan optimal,” katanya.

Bupati Fauzi juga menjelaskan bahwa pergeseran jabatan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil asesmen yang telah dijalani para pejabat sebelumnya.

“Jadi mutasi malam ini memang sebelumnya ada asesmen. Ada beberapa hal yang membuat saya merasa perlu melakukan reposisi beberapa kepala dinas. Salah satunya yang kita laksanakan pada malam hari ini,” ujarnya saat diwawancarai di Rumah Dinas Bupati. Selasa (23/6/2026) malam.

Ia menambahkan, pelantikan yang hanya mencakup empat pejabat bukan berarti proses penyegaran birokrasi telah selesai. Pemerintah daerah masih akan melakukan penataan lanjutan sesuai kebutuhan organisasi.

“Kalau bertanya kenapa cuma empat, ya masih ada yang lain. Tapi sementara yang dibutuhkan empat dulu. Kita melihat yang empat ini memang urgent untuk ditempatkan orang baru,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bupati Fauzi menegaskan bahwa seluruh keputusan penempatan pejabat didasarkan pada hasil asesmen dan pertimbangan kompetensi masing-masing.

Sebagai contoh, Didik Wahyudi ditempatkan sebagai Kepala BKAD karena dinilai memiliki kapasitas yang relevan di bidang pengelolaan keuangan daerah.

“Pak Didik kita letakkan di keuangan karena salah satu hasil asesmennya memang menunjukkan beliau layak di bidang keuangan,” tuturnya.

Ia berharap para pejabat yang mendapatkan amanah baru dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab yang diemban.

“Sehingga pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal dan program pemerintah daerah terlaksana sesuai target yang telah ditetapkan,” tukasnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep