Berita

SKK Migas–KEI Serahkan Ambulans Roda Tiga untuk Desa Saseel, Jawab Tantangan Akses Kesehatan Kepulauan

Avatar
213
×

SKK Migas–KEI Serahkan Ambulans Roda Tiga untuk Desa Saseel, Jawab Tantangan Akses Kesehatan Kepulauan

Sebarkan artikel ini
SKK Migas–KEI Serahkan Ambulans Roda Tiga untuk Desa Saseel, Jawab Tantangan Akses Kesehatan Kepulauan
Tim Comdev KEI menyerahkan Ambulans Roda Tiga kepada Pemdes dan Pustu Desa Saeel

Mediapribumi.id, Sumenep — Keterbatasan akses jalan masih menjadi tantangan serius dalam pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan, termasuk di Desa Saseel, Kecamatan Sapeken. Jalan desa yang sempit dan sulit dilalui kendaraan besar kerap menyulitkan proses evakuasi pasien, terutama dalam kondisi darurat.

Menjawab persoalan tersebut, SKK Migas–Kangean Energy Indonesia (KEI) menyerahkan satu unit ambulans VIAR roda tiga melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM) Tahun 2025 kepada masyarakat Desa Saseel.

Kehadiran ambulans roda tiga tersebut diharapkan mampu mendekatkan layanan kesehatan langsung ke tengah masyarakat. Desain kendaraan yang ringkas dinilai paling sesuai dengan karakteristik geografis desa kepulauan yang memiliki akses jalan terbatas, sekaligus menjadi solusi praktis bagi wilayah yang belum memungkinkan dilalui ambulans konvensional.

Manager Public Government Affair KEI, Kampoi Naibaho, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di sektor kesehatan.

“Untuk hal ini, kami ingin mendekatkan layanan kesehatan di tengah masyarakat. Ambulans ini sengaja kami desain roda tiga agar bisa menembus gang-gang kecil, sebab jalan raya desa sebagian membutuhkan kendaraan kecil,” ujar Kampoi, Rabu (10/12/2025).

Selain unggul dari sisi mobilitas, ambulans VIAR tersebut juga dilengkapi fasilitas pendukung untuk penanganan awal pasien, seperti tabung oksigen yang dapat digunakan selama perjalanan menuju fasilitas kesehatan.

Kampoi menjelaskan, penyaluran ambulans ini bukan dilakukan secara sporadis, melainkan bagian dari program berkelanjutan. Hingga saat ini, PPM ambulans SKK Migas–KEI telah menjangkau sejumlah wilayah, di antaranya Puskesmas Sapeken, Puskesmas Pagerungan, Pustu Pagerungan Kecil, dan Pustu Saseel di Kecamatan Sapeken. Sementara di Kecamatan Raas, bantuan serupa telah diterima masyarakat Desa Brakas.

“Program ini sudah berjalan kurang lebih empat tahun,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Saseel, Syaifullah, mengungkapkan bahwa keberadaan ambulans roda tiga tersebut sangat membantu tugas tenaga kesehatan, terutama dalam menangani pasien rujukan dan kondisi darurat.

Ia menuturkan, sebelumnya Pustu hanya memiliki ambulans VIAR terbuka tanpa atap, sehingga kurang aman bagi pasien. Dengan ambulans tertutup, proses evakuasi kini menjadi lebih layak, aman, dan manusiawi.

“Alhamdulillah, kehadiran KEI sejauh ini sangat bermanfaat. Saat musim hujan, kami sering kesulitan mengantar pasien, khususnya pasien persalinan,” kata Syaifullah.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Desa Saseel, Taufek. Ia menyebut bantuan ambulans tersebut merupakan hasil pembahasan bersama dalam Musyawarah Desa (Musdes) awal 2025, yang menetapkan ambulans roda tiga sebagai kebutuhan mendesak masyarakat pulau.

“Kami melihat posisi di pulau ini memang sangat membutuhkan ambulans VIAR karena jalan di sini sempit. Dampak kehadiran KEI sangat terasa, khususnya di sektor kesehatan,” ujarnya.

Taufek berharap ambulans tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan petugas kesehatan demi meningkatkan pelayanan kesehatan di Desa Saseel.

“Saya berharap kepada masyarakat dan petugas di Pustu agar bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin,” pungkasnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep