BeritaPemerintahan

Wabup Sumenep Kebut Solusi Listrik, Ambulans, hingga Sekolah Ambruk di Pulau Sabuntan

Avatar
23
×

Wabup Sumenep Kebut Solusi Listrik, Ambulans, hingga Sekolah Ambruk di Pulau Sabuntan

Sebarkan artikel ini
Wabup Sumenep Kebut Solusi Listrik, Ambulans, hingga Sekolah Ambruk di Pulau Sapeken
Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim saat meninjau SD Sabuntan III didampingi Wakil Ketua DPRD Sumenep, H. Dul Siam, dan Camat Sapeken serta Kades Sabuntan

Mediapribumi.id, Sumenep — Selama tiga hari berturut-turut, dari tanggal 27 hingga 30 Juni 2026, Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, mendatangi Kepulauan Sapeken membawa daftar masalah warga yang sudah lama menunggu jawaban dari gelap gulitanya desa tanpa listrik, minimnya fasilitas kesehatan, hingga sekolah yang luluh lantak dihantam puting beliung.

Agenda hari pertama langsung menyentuh persoalan paling mendesak: Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Sapanjang yang mati total sejak 26 Juni 2026 akibat kerusakan mesin utama. Bersama Plt. Camat Sapeken dan Kepala Desa Sapanjang, Wabup meninjau langsung kondisi mesin yang lumpuh itu.

Mengetahui tim teknisi dari Sumenep baru dijadwalkan tiba pada Selasa (30/06/2026), Imam Hasyim tak menunggu. Ia memastikan koordinasi dengan manajemen PLN akan dilakukan segera.

“Insya Allah dalam waktu dekat saya selaku Wakil Bupati akan segera melakukan koordinasi intensif dengan Manager PLN, agar gangguan mesin ini cepat teratasi dan masyarakat Sapanjang dapat kembali merasakan aliran listrik secara normal,” tegasnya, Senin (29/06/2026).

Masih di Desa Sapanjang, rombongan melanjutkan peninjauan ke Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu (Pustu) setempat. Dengan jumlah penduduk yang mencapai 4.200 jiwa, kebutuhan ambulans darat dinilai tidak bisa lagi ditunda. Kepala Pustu menyampaikan permohonan langsung kepada Wabup.

“Melihat fakta di lapangan bahwa penduduk Desa Sapanjang sangat padat mencapai 4.200 jiwa, maka permohonan pengadaan mobil ambulans darat ini menjadi prioritas yang akan kami kaji secara serius demi keselamatan warga,” jawab Imam Hasyim.

Memasuki hari kedua, suasana kunjungan bergeser menjadi lebih optimistis. Didampingi Wakil Ketua DPRD Sumenep H. Dulsiam, Wabup menyambangi Pulau Sapangkor Kecil untuk memantau operasional Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang baru saja rampung dibangun.

Warga menyambut antusias. Setelah bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan energi, mereka kini bisa menikmati listrik penuh selama 24 jam.

“Alhamdulillah, fasilitas PLTS di Sapangkor Kecil yang baru saja dioperasikan sudah dapat dinikmati secara penuh selama 24 jam oleh masyarakat, dan ini menjadi bukti nyata komitmen kami dalam pemerataan energi,” ujar Wabup.

Rangkaian kunker ditutup dengan kunjungan ke SDN Sabuntan 3 di Desa Sapuntan sebuah sekolah dasar yang kondisinya memprihatinkan pasca dihantam angin puting beliung. Didampingi Kepala Desa Sapuntan, Wabup memastikan rekonstruksi segera dilaksanakan.

Proses pembangunan dipastikan bebas kendala lahan karena Kades Sapuntan menyerahkan tanah hibah sebagai lokasi bangunan baru. Pemerintah Kabupaten Sumenep telah mengalokasikan anggaran melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Terkait kerusakan di SDN Sabuntan 3 akibat bencana puting beliung, insya Allah tahun ini juga pemerintah akan membangun 6 lokal ruang kelas baru di atas tanah hibah dari Kades Sapuntan, dengan bantuan anggaran melalui DAK,” pungkas Imam Hasyim.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep