BeritaPendidikan

UMM Dorong Inovasi Pendidikan Lewat AI: Guru SMAN 1 Gondanglegi Antusias Ikuti Workshop

Avatar
892
×

UMM Dorong Inovasi Pendidikan Lewat AI: Guru SMAN 1 Gondanglegi Antusias Ikuti Workshop

Sebarkan artikel ini
UMM Dorong Inovasi Pendidikan Lewat AI: Guru SMAN 1 Gondanglegi Antusias Ikuti Workshop
Guru dan Dosen FKIP UMM setelah melaksanakan workshop

Mediapribumi.id, Malang — Inovasi pendidikan terus digalakkan oleh Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui program pengabdian masyarakat. Kali ini, giliran SMAN 1 Gondanglegi, Kabupaten Malang, yang menjadi sasaran pelatihan bertajuk “Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) dalam Dunia Pendidikan”. Rabu (30/04/2025).

Dipimpin oleh dua dosen muda dari Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UMM, Ahmad Fauzi, M.Pd., dan Fuad Jaya Miharja, M.Pd., workshop ini memberikan bekal nyata bagi para guru dalam mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan ke dalam proses belajar-mengajar.

Dengan dukungan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMM, para peserta diperkenalkan berbagai platform berbasis AI seperti Eduaide, MagicSchool, Gamma, hingga ChatGPT.

Tidak sekadar mengenalkan, tim pengabdian UMM juga membimbing guru untuk langsung mempraktikkan penggunaan teknologi tersebut dari penyusunan RPP berbasis AI, pembuatan soal evaluasi HOTS, hingga merancang media ajar visual yang interaktif.

Dalam sambutannya, Ahmad Fauzi menegaskan bahwa kecakapan dalam teknologi AI menjadi keharusan bagi pendidik masa kini.

“AI bukan musuh guru. Ia adalah alat bantu. Yang harus kita pastikan adalah bagaimana menggunakannya secara tepat, etis, dan efektif,” ujarnya.

Senada dengan itu, Fuad Jaya Miharja yang menekankan pentingnya kolaborasi antara pendekatan STEM dan AI.

“Dengan penggabungan ini, pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan mampu menyiapkan siswa menghadapi tantangan abad ke-21,” jelasnya.

Antusiasme para guru terlihat sepanjang pelatihan. Salah satu sesi yang paling diminati adalah praktik membuat presentasi interaktif menggunakan Gamma platform AI yang mampu menyulap ide menjadi slide visual hanya dalam hitungan menit.

Kepala SMAN 1 Gondanglegi, Ernawati, S.Pd., menyampaikan apresiasinya atas kegiatan ini. “Ini bukan sekadar pelatihan, tapi awal dari transformasi cara guru mengajar. Kami berharap kerja sama ini berlanjut dalam bentuk pendampingan yang lebih intens,” katanya.

Tak hanya membekali teknis, workshop ini juga membuka ruang diskusi soal tantangan integrasi AI di kelas, mulai dari kesiapan infrastruktur hingga potensi ketergantungan siswa terhadap teknologi.

Namun dengan pembekalan yang diberikan, para guru merasa lebih siap untuk menghadapi perubahan tersebut.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bagaimana sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah dapat melahirkan solusi konkret bagi masa depan pendidikan.

UMM, lewat FKIP-nya, terus menunjukkan komitmennya dalam menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan nyata di lapangan.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep