BeritaEkonomi

TPID Sumenep Pastikan Stok Aman, Harga Pangan Terkendali di Pasar Anom dan Bangkal

Avatar
782
×

TPID Sumenep Pastikan Stok Aman, Harga Pangan Terkendali di Pasar Anom dan Bangkal

Sebarkan artikel ini
TPID Sumenep Pastikan Stok Aman, Harga Pangan Terkendali di Pasar Anom dan Bangkal
Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Pemkab Sumenep Dadang Dedy, memastikan stok pangan dan stabilitas harga.

Mediapribumi.id, Sumenep — Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus bergerak aktif dalam menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat. Langkah nyata dilakukan dengan melaksanakan pemantauan langsung di sejumlah pasar tradisional, salah satunya Pasar Anom dan Pasar Bangkal, Rabu (23/07/2025).

Pemantauan ini dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Sumenep, Dadang Dedi Iskandar. Ia menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan memastikan stok pangan tetap tersedia serta harga berbagai komoditas pokok tidak melonjak drastis di pasaran.

“Kami ingin pastikan sejumlah komoditas seperti beras, minyak, dan gula masih tersedia dan walaupun ada kenaikan, harganya masih tergolong stabil,” ujar Dadang.

Dadang menegaskan, jika terjadi lonjakan harga, pemerintah telah menyiapkan langkah antisipatif seperti Gerakan Pangan Murah (GPM), operasi pasar, dan program pangan murah lainnya. Bahkan, saat ini Pemkab melalui Dinas Pertanian bersama PT Pos Indonesia sedang menyalurkan bantuan beras dari pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat.

Menyoal ketersediaan telur lokal yang kini mulai berkurang, Dadang mengungkapkan bahwa selama ini kebutuhan telur di pasar induk sebagian besar masih dipasok dari luar daerah seperti Blitar. Ia menambahkan, pemerintah akan mendorong kerja sama antar daerah guna menjamin kelancaran distribusi pangan ke Sumenep.

“Kondisi ini sedang kami kaji untuk solusi jangka panjang agar distribusi dari luar daerah tetap lancar dan tidak terjadi kekosongan di pasar,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa masyarakat tidak perlu panik karena hasil pemantauan menunjukkan ketersediaan bahan pangan masih aman. Pemerintah hadir untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga di pasaran tetap terjaga.

Mengenai isu peredaran barang oplosan, seperti minyak goreng campuran, Dadang memastikan hingga saat ini tidak ditemukan kasus serupa di wilayah Sumenep. Namun, ia menegaskan bahwa Satgas Pangan akan terus siaga menindaklanjuti jika ada laporan dari masyarakat.

Berdasarkan hasil survei harga di Pasar Anom, tercatat harga beras premium merek Sania Rp14.400/kg, Kepompong Rp14.800/kg, gula pasir lokal Rp16.500/kg, minyak goreng botol 1 liter Rp16.000, minyak curah Rp17.800/kg, telur ayam ras Rp29.000/kg, cabai merah besar Rp32.000/kg, cabai rawit merah Rp26.000/kg, bawang merah Rp55.000/kg, bawang putih Rp29.000/kg, dan tomat sayur Rp15.000/kg.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep