Berita

Santri Harus Berperan Global, Bupati Sumenep: Pesantren Pilar Pembangunan SDM

Avatar
231
×

Santri Harus Berperan Global, Bupati Sumenep: Pesantren Pilar Pembangunan SDM

Sebarkan artikel ini
Santri Harus Berperan Global, Bupati Sumenep: Pesantren Pilar Pembangunan SDM
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo mempin upacara peringatan hari santri 2025

Mediapribumi.id, Sumenep — Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa santri memiliki tanggung jawab besar untuk tampil dalam percaturan global, membawa nilai-nilai Islam yang damai dan berkeadilan sosial ke tengah peradaban dunia.

Hal itu disampaikan Bupati saat memimpin Apel Hari Santri Nasional 2025 di Halaman Kantor Bupati Sumenep, Rabu (22/10/2025).

Menurutnya, santri masa kini tidak cukup hanya menjadi pribadi yang taat beragama, tetapi juga harus hadir sebagai agen perubahan di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ekonomi, teknologi, sosial, hingga politik.

“Santri tidak hanya dituntut untuk menjadi pribadi yang taat beragama, tetapi harus berperan dalam mewujudkan perubahan yang membawa nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin ke tengah kehidupan global,” ujar Bupati Fauzi.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sumenep terus berkomitmen memperkuat peran pesantren melalui berbagai program strategis yang berorientasi pada penguatan pendidikan, ekonomi, serta kemandirian kelembagaan pesantren.

Bupati Fauzi menyebut, dunia pesantren merupakan pilar penting pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berakhlak, berilmu, dan berdaya saing.

“Pesantren memiliki peran besar dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya memiliki pengetahuan agama yang kuat, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” terangnya.

Beberapa program nyata yang digagas Pemkab Sumenep antara lain bantuan operasional dan pemberdayaan pesantren, beasiswa santri berprestasi, pelatihan kewirausahaan dan digitalisasi pesantren, serta kolaborasi dengan dunia usaha dan industri.

Program-program tersebut diharapkan mampu menjadikan pesantren semakin mandiri dan menjadi pusat pengembangan ekonomi umat, sekaligus wadah inovasi bagi santri agar memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

“Semua ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan pesantren sebagai pilar penting pembangunan SDM di Kabupaten Sumenep,” tegas Bupati.

Ia menegaskan, pesantren adalah benteng moral bangsa dan bagian tak terpisahkan dari sejarah serta budaya masyarakat Sumenep. Karena itu, pemerintah bertekad memperkuat sinergi dengan para pengasuh pesantren agar tetap menjadi motor penggerak pembangunan daerah berbasis nilai keislaman dan kearifan lokal.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep bertekad memperkuat sinergi dengan para pengasuh pesantren, agar tetap menjadi benteng moral serta motor penggerak pembangunan daerah berbasis nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal,” pungkasnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep