Mediapribumi.id, Sampang — PETRONAS Indonesia bersama SKK Migas terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui Program Beasiswa yang telah berjalan sejak tahun 2020.
Program tersebut menjadi bagian dari Program Pengembangan Masyarakat (PPM) melalui pilar Powering Knowledge yang difokuskan untuk meningkatkan kualitas pendidikan generasi muda di Kabupaten Sampang, Madura.
Inisiatif tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Sampang dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), khususnya pada sektor pendidikan. Program ini menyasar pelajar SMA dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu di wilayah sekitar operasi perusahaan, meliputi Kecamatan Banyuates, Ketapang, dan Sokobanah.
Pelaksanaan program dilakukan melalui kolaborasi bersama Dinas Pendidikan serta Yayasan Sampang Bermartabat. Selain memberikan bantuan biaya pendidikan, program beasiswa itu juga bertujuan menekan angka putus sekolah dan putus kuliah akibat keterbatasan ekonomi.
Penerima bantuan dipilih melalui proses seleksi berdasarkan prestasi akademik dan kondisi ekonomi keluarga. Sejak pertama kali dilaksanakan, program tersebut telah menjangkau 199 penerima manfaat yang terdiri dari 156 siswa SMA dan 43 mahasiswa perguruan tinggi.
Salah satu penerima manfaat, Moh Arifal Abror, mahasiswa asal Sampang yang akrab disapa Reval, berhasil menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta pada tahun 2025. Reval mengaku bantuan beasiswa dari PETRONAS Indonesia menjadi faktor penting yang membantunya menyelesaikan pendidikan tinggi.
“Dukungan tersebut tidak hanya membantu secara finansial, tetapi juga memberikan motivasi untuk terus berkembang dan meraih cita-cita,” tandasnya.
Selama menempuh pendidikan, Reval berhasil lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,8 serta aktif mengikuti berbagai pelatihan dan sertifikasi profesional, termasuk memperoleh Certified Public Speaker (CPS) dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi.

Kisah inspiratif lainnya datang dari Rasti Wulandari, siswi kelas 11 SMA asal Kecamatan Ketapang yang merupakan anak nelayan. Meski berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas, Rasti tetap mampu menunjukkan prestasi akademik dan aktif dalam pengembangan diri.
Pada tahun 2025, Rasti berhasil lolos seleksi program AFS Global Future Leader yang digelar melalui kolaborasi SKK Migas bersama sejumlah perusahaan migas di Indonesia.
Rasti mengatakan beasiswa dari PETRONAS Indonesia sangat membantu kebutuhan pendidikan dan transportasi sehingga dirinya dapat terus bersekolah sekaligus mengikuti berbagai kegiatan pengembangan diri.
“Kami berharap dapat membuktikan bahwa anak dari keluarga sederhana juga memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik,” katanya.
Program tersebut juga memberikan dampak berkelanjutan bagi keluarganya karena sang kakak turut menjadi penerima beasiswa PETRONAS Indonesia.
Sementara itu, Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Anggono Mahendrawan, menegaskan bahwa program beasiswa merupakan bagian dari komitmen SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah operasi.
“Pendidikan menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi muda yang unggul dan berdaya saing. Karena itu, melalui program beasiswa tersebut diharapkan semakin banyak generasi muda di Sampang yang memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik,” tuturnya.
Ke depan, PETRONAS Indonesia bersama SKK Migas menyatakan akan terus menghadirkan berbagai program sosial yang inklusif dan berkelanjutan sebagai bagian dari kontribusi positif bagi masyarakat serta pembangunan daerah.













