Berita

Patot’s Resmi Dilantik, Musik Tongtong Didorong Jadi Kekuatan Ekonomi dan Identitas Daerah

Avatar
833
×

Patot’s Resmi Dilantik, Musik Tongtong Didorong Jadi Kekuatan Ekonomi dan Identitas Daerah

Sebarkan artikel ini
Patot’s Resmi Dilantik, Musik Tongtong Didorong Jadi Kekuatan Ekonomi dan Identitas Daerah
Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, saat melantik pengurus Patot's

Mediapribumi.id, Sumenep — Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya menjadikan komunitas seni sebagai mitra strategis dalam pembangunan berbasis budaya. Hal ini ditegaskan dalam pelantikan resmi kepengurusan Paguyuban Musik Tongtong Sumenep (Patot’s) oleh Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo di Pendopo Keraton Sumenep, Kamis (08/05/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Fauzi menyatakan bahwa penguatan komunitas seperti Patot’s merupakan bagian dari strategi pengembangan sektor ekonomi kreatif dan pelestarian identitas budaya lokal.

“Musik Tongtong bukan sekadar tradisi, tapi potensi daerah. Jika dikelola baik, ini bisa jadi kekuatan ekonomi baru sekaligus perekat sosial masyarakat,” ungkapnya.

Patot’s, yang terdiri dari para seniman musik Tongtong dari berbagai kecamatan, kini diposisikan sebagai aktor utama dalam berbagai program budaya pemerintah. Salah satunya dengan menghadirkan pertunjukan rutin di setiap wilayah, membangun ruang ekspresi bagi masyarakat, serta memperkuat daya tarik wisata berbasis tradisi.

Bupati Fauzi juga menyebut bahwa terpilihnya musik Tongtong Sumenep dalam program nasional Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025 menjadi bukti bahwa budaya lokal punya tempat di panggung nasional.

“Kita ingin lebih dari sekadar pelestarian. Kita ingin budaya ini menjadi energi penggerak kemajuan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disbudporapar Sumenep, Moh. Iksan, menilai pelantikan ini sebagai momen penting untuk membangun struktur organisasi yang profesional bagi komunitas seni lokal.

“Lewat Patot’s, kita ingin ada kesinambungan gerakan budaya dari akar rumput hingga kebijakan pemerintah,” ujarnya.

Ketua Patot’s, Subhan, menyampaikan bahwa pihaknya siap menjadikan paguyuban ini sebagai ruang kolaborasi dan inovasi seni tradisional. “Kami ingin musik Tongtong tidak hanya lestari, tapi juga relevan dan membanggakan secara nasional,” tegasnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep