Mediapribumi.id, Sumenep — Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Sumenep resmi dibuka pada Minggu (05/04/2026) di Hotel C1, dengan dihadiri Wakil Ketua Umum DPP PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal, serta Bupati Sumenep Achmad Fauzi.
Cucun Ahmad Syamsurijal menekankan pentingnya menjaga amanah rakyat sebagai partai pemenang di Kabupaten Sumenep.
“PKB pemimpin di sini, sehingga ekspektasi rakyat sangat besar. Kami tekankan PKB jangan sampai menjadi ‘tamu lima tahunan’ yang hanya muncul saat butuh suara menjelang Pemilu,” tegasnya.
Selain itu, ia menginstruksikan kepada seluruh kader PKB untuk melakukan kerja nyata di lapangan. Mengingat, peran aktif kader sangat dinantikan untuk menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan akar nilai religius dan tradisi lokal Sumenep.
Menurutnya, Muscab ini menjadi momentum transformasi bagi DPC PKB Sumenep agar tumbuh menjadi organisasi yang inklusif, adaptif terhadap teknologi, dan progresif. Ia juga menekankan bahwa konsistensi adalah kunci kemenangan masa depan.
“Mesin partai harus tetap panas dan hadir memberikan manfaat nyata bagi umat setiap saat, bukan hanya ketika musim kampanye tiba,” pungkasnya.
Sementara, Ketua Umum DPC PKB Sumenep, KH. Imam Hasyim menekankan pentingnya refleksi terhadap sejarah politik PKB di tingkat lokal ini.
Menurutnya, PKB sejak 1999 berjalan secara dinamis, bahkan pernah meraih 25 kursi, kemudian berikutnya turun menjadi 11 kursi hingga sempat hanya mendapatkan 7 kursi.
“Alhamdulillah, pada tahun 2019 kita bangkit kembali dengan meraih 10 kursi dan bertahan hingga saat ini,” tuturnya saat menyampaikan sambutan.
Capaian ini bukan hanya soal angka melainkan bukti soliditas dan solidaritas kader PKB serta doa para kiai.
Ke depan, lanjut KH. Imam PKB harus lebih baik, lebih kuat, dan lebih besar, jangan hanya bertahan atau puas dengan capaian saat ini.
“Kita memiliki banyak kader potensial, tugas kita merumuskan strategi untuk memberi ruang, membina, dan mendorong mereka tampil sebagai pemimpin dalam konstelasi politik lokal,”tegasnya.













