Mediapribumi.id, Sumenep — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Sumenep menyampaikan hasil Reses I Tahun Sidang 2025 dalam Rapat Paripurna yang digelar pada Selasa (18/11/2025).
Laporan tersebut dibacakan oleh Saipur Rahman, selaku juru bicara fraksi, yang memaparkan rangkuman aspirasi masyarakat dari berbagai daerah pemilihan selama masa reses 7–14 November 2025.
Dalam kesempatan itu, Saipur Rahman menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota Fraksi PKB yang telah bekerja maksimal menyerap aspirasi di akar rumput.
Menurut Saipur Rahman, reses merupakan instrumen penting bagi anggota DPRD untuk memastikan perencanaan pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang dihimpun pun telah dirangkum dalam sejumlah sektor strategis.
1. Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat
Berbagai persoalan pendidikan menjadi sorotan utama warga, mulai dari pemerataan kualitas sekolah hingga kesejahteraan tenaga pendidik.
“Kesejahteraan guru madrasah, guru ngaji, dan tenaga pendidik non-ASN harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” tegas Saipur Rahman.
Aspirasi lainnya meliputi:
Dukungan sarana prasarana bagi UMKM dan kerajinan lokal.
Pelatihan pengemasan produk dan pemasaran digital.
Renovasi fasilitas pendidikan dan tempat ibadah.
Pembangunan RKB, sekolah baru, serta peningkatan akses pendidikan di daerah terpencil.
Program beasiswa bagi pelajar kurang mampu.
2. Sosial
Masyarakat juga menyoroti peningkatan pelayanan sosial dan fasilitas umum.
Beberapa usulan yang masuk antara lain:
Peningkatan dukungan operasional Rukun Kematian.
Peninjauan biaya masuk Pelabuhan Kalianget–Talango.
Penambahan anggaran kelurahan untuk pelayanan masyarakat.
Renovasi dan pembangunan RTLH.
Peningkatan fasilitas ibadah serta sarana olahraga di Desa Karduluk.
3. Ekonomi dan Kesejahteraan
Penguatan ekonomi masyarakat menjadi fokus penting, khususnya bagi nelayan, petani, dan pelaku UMKM.
Menurut Saipur Rahman, “Subsidi margin bunga dan dukungan pembiayaan bagi UMKM, petani, dan nelayan sangat diperlukan untuk meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakat.”
Aspirasi lainnya:
Bantuan alat tangkap nelayan di Aeng Panas.
Bantuan alat pertanian dan pelatihan di Pragaan, Guluk-Guluk, dan Ganding.
Penguatan permodalan UMKM.
4. Infrastruktur
Bidang infrastruktur menjadi sektor dengan usulan terbanyak. Masyarakat berharap adanya percepatan peningkatan konektivitas antarwilayah.
Aspirasi yang mengemuka meliputi:
Pengeboran sumur dan pembangunan SPAM untuk air bersih.
Peningkatan ruas jalan strategis, seperti Nambakor–Pinggir Papas.
Solusi kemacetan di Dermaga Kalianget–Talango.
Pembangunan pelabuhan penghubung di Komerean dan Talango Aeng.
Perbaikan jalan desa di kepulauan (Sapeken, Kangayan, Arjasa).
Pembangunan TPT, tangkis laut, dan penahan tebing untuk mitigasi abrasi serta longsor.
Perbaikan akses pemasaran hasil laut.
5. Pertanian
Untuk mendukung kemajuan sektor pertanian, warga meminta penyediaan infrastruktur pendukung produksi.
Usulan tersebut meliputi:
Peningkatan jaringan irigasi di berbagai desa.
Perbaikan jalan usaha tani di Desa Tambuko.
Penyediaan sumur bor pertanian.
Pasokan listrik untuk area persawahan guna mendukung penggunaan alat pertanian bertenaga listrik.
Fraksi PKB Minta Aspirasi Ditindaklanjuti
Di akhir penyampaian laporan, Saipur Rahman menegaskan komitmen Fraksi PKB dalam mengawal seluruh aspirasi yang masuk.
“Kami berharap seluruh hasil reses ini benar-benar ditindaklanjuti dan menjadi bagian dari dokumen perencanaan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep,” ujarnya.













