Mediapribumi.id, Sumenep — Tahapan menuju Konferensi XVI/2025 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumenep mulai bergulir. Namun, pada hari pertama pembukaan pendaftaran bakal calon ketua, Jumat (17/10/2025), belum satu pun kandidat resmi mengajukan berkas pencalonan.
Kendati demikian, atmosfer jelang konferensi mulai terasa. Beberapa pihak disebut sudah melakukan penjajakan dan menanyakan syarat pencalonan ke panitia. Mereka diduga merupakan tim dari sejumlah jurnalis yang digadang-gadang siap maju memperebutkan kursi Ketua PWI Sumenep periode 2025–2028.
Ketua Panitia Konferensi XVI/2025, Hokiyanto, menilai situasi ini bukan hal baru. “Biasanya, para calon akan menyerahkan berkas di hari-hari terakhir pendaftaran. Kami tetap optimistis, nanti akan ada figur-figur terbaik yang maju,” ujarnya.
Menurutnya, pendaftaran calon ketua dibuka hingga 20 Oktober 2025 pukul 23.59 WIB, disusul proses verifikasi berkas pada 21–22 Oktober dan penetapan calon sekaligus pengambilan nomor urut pada 23 Oktober 2025.
Konferensi PWI Sumenep sendiri dijadwalkan berlangsung Sabtu, 25 Oktober 2025, menjadi momentum penting bagi insan pers di daerah ini untuk menentukan arah organisasi ke depan.
“Harapan kami, konferensi kali ini melahirkan pemimpin yang mampu memperkuat solidaritas dan integritas jurnalis, serta membawa PWI lebih bermanfaat bagi publik,” pungkas Hokiyanto.
“Biasanya, para calon akan menyerahkan berkas di hari-hari terakhir pendaftaran. Kami tetap optimistis, nanti akan ada figur-figur terbaik yang maju,” ujarnya.
Menurutnya, pendaftaran calon ketua dibuka hingga 20 Oktober 2025 pukul 23.59 WIB, disusul proses verifikasi berkas pada 21–22 Oktober dan penetapan calon sekaligus pengambilan nomor urut pada 23 Oktober 2025.
Konferensi PWI Sumenep sendiri dijadwalkan berlangsung Sabtu, 25 Oktober 2025, menjadi momentum penting bagi insan pers di daerah ini untuk menentukan arah organisasi ke depan.
“Harapan kami, konferensi kali ini melahirkan pemimpin yang mampu memperkuat solidaritas dan integritas jurnalis, serta membawa PWI lebih bermanfaat bagi publik,” pungkas Hokiyanto.













