BeritaPeristiwa

Kebakaran Motor di Kangayan, Formaka Soroti Ketimpangan Infrastruktur Jalan

Avatar
×

Kebakaran Motor di Kangayan, Formaka Soroti Ketimpangan Infrastruktur Jalan

Sebarkan artikel ini
Kebakaran Motor di Kangayan, Formaka Soroti Ketimpangan Infrastruktur Jalan
Tampak Salah Satu Motor Hangus Setelah Terbakar Api.

Mediapribumi.id, Sumenep — Peristiwa kebakaran yang menghanguskan puluhan unit sepeda motor di Desa Tembayang, Kecamatan Kangayan, Sumenep, Jumat (21/08/2026), menuai sorotan tajam dari Forum Masyarakat Kangayan (Formaka). Organisasi ini menilai buruknya kondisi infrastruktur Jalan Poros Selatan Kangayan turut menjadi pemicu insiden tersebut.

Humas Formaka, Salman Alfarisi, menjelaskan bahwa kerusakan parah pada Jalan Poros Selatan membuat warga tidak punya pilihan selain memarkir kendaraan secara berkelompok di satu lokasi, yakni kawasan Gunung Eteng, Desa Tembayang.

“Masyarakat terpaksa parkir di tempat itu karena akses jalan Poros Selatan sudah tidak bisa dilewati,” ujar Salman, Jumat (21/08/2026).

Ia menyebut lahan parkir tersebut telah dipakai warga Desa Cangkraman dan Desa Tembayang, selama kurang lebih empat hingga lima tahun terakhir. Menurutnya, warga lebih memilih menitipkan motor di lokasi itu ketimbang harus menuntun kendaraan melewati jalan setapak di tebing yang curam menuju permukiman.

“Kondisi jalan sudah tidak layak dilalui, sehingga masyarakat yang hendak ke rumah maupun bepergian dari wilayah itu tidak memiliki banyak pilihan selain memarkirkan kendaraan di lokasi tersebut,” tutur Salman.

Salman menegaskan persoalan akses jalan ini bukan yang pertama merugikan warga. Ia mencontohkan kejadian sebelumnya, seorang ibu hamil asal Desa Tembayang harus ditandu oleh warga dan keluarganya melintasi tebing lantaran kendaraan tidak bisa melewati jalan yang rusak berat.

Ia menilai kebakaran yang menghanguskan puluhan motor ini menambah daftar dampak buruk dari infrastruktur jalan yang selama ini tak kunjung diperbaiki serta menunjukkan lebarnya ketimpangan pembangunan.

“Kemarin ibu hamil ditandu melewati tebing curam itu, sekarang kebakaran menghanguskan aset warga. Pastinya kerugiannya tidak sedikit. Sudah dari kemarin kami Formaka menyuarakan perbaikan jalan, tapi tidak pernah ditindaklanjuti. Kami tidak tahu Pemkab punya perasaan tidak?” tegas Salman.

Di sisi lain, Salman meminta Polsek Kangayan segera mempercepat proses penyelidikan penyebab kebakaran agar tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah masyarakat.

Ia juga mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep memberi perhatian serius terhadap perbaikan Jalan Poros Selatan, mengingat akses tersebut vital bagi mobilitas warga sehari-hari, termasuk dalam kondisi darurat.

“Kami berharap penyelidikan segera selesai supaya penyebabnya jelas dan tidak ada spekulasi berkembang di tengah masyarakat. Selain itu, kami juga mengimbau Pemkab Sumenep segera memperbaiki jalan tersebut. Kondisi jalan telah lama dikeluhkan warga, termasuk karena menyulitkan kendaraan untuk melintas ke rumah masing-masing,” pungkas Salman.

Bantu kami agar selalu hadir di halaman pencarian Anda. Klik tombol di samping untuk memprioritaskan artikel dari kami!

Jadikan Sumber Pilihan
Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *