Mediapribumi.id, Sumenep — Semangat cinta tanah air ditunjukkan para pelajar Babussalam melalui kegiatan kirab bendera Merah Putih sepanjang 20 meter di kawasan pelabuhan Desa Tanjung Kiaok, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep. Senin (17/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menggugah semangat nasionalisme sekaligus memotivasi generasi muda di Pulau Tanjung Kiaok agar terus menumbuhkan rasa cinta terhadap bangsa dan negara.
Kirab bendera dengan ukuran yang tidak biasa itu mendapat apresiasi dari Sairuddin, selaku Kepala Desa Tanjung Kiaok. Ia menilai keterlibatan pelajar dalam kegiatan bernuansa kebangsaan merupakan langkah positif untuk membangun karakter generasi muda.
“Saya sangat mengapresiasi semangat anak-anak pelajar Babussalam. Mereka tidak hanya membawa bendera Merah Putih, tetapi juga membawa pesan tentang persatuan, nasionalisme, dan kecintaan kepada Indonesia,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat tumbuh dari lingkungan masyarakat dan sekolah, termasuk dari wilayah kepulauan.
“Jangan pernah merasa bahwa kita yang berada di pulau jauh dari pusat daerah tidak bisa berbuat sesuatu untuk Indonesia. Justru dari pulau-pulau inilah semangat kebangsaan harus terus dinyalakan dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” kata Sairuddin, menyampaikan pesan motivasi.
Ia berharap kegiatan semacam itu tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi dapat menjadi momentum untuk membangun kepedulian dan semangat gotong royong di kalangan pemuda.
“Anak-anak muda adalah masa depan desa. Kalau sejak sekarang mereka sudah memiliki rasa cinta tanah air, semangat kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, saya yakin mereka akan menjadi generasi yang mampu membawa perubahan bagi Tanjung Kiaok,” lanjutnya.
Kirab bendera tersebut sekaligus menjadi simbol bahwa semangat memperingati kemerdekaan tidak mengenal batas wilayah. Dari pelabuhan desa di sebuah pulau, para pelajar menunjukkan bahwa Merah Putih tetap menjadi pemersatu dan sumber semangat bagi generasi muda.
“Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi lebih banyak pemuda di Pulau Tanjung Kiaok, untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif, menjaga persatuan, serta terus berkontribusi bagi kemajuan desa dan bangsa. Saya berterima kasih kepada para Guru dan Kepala Sekolah Babussalam,” tukasnya.
Bantu kami agar selalu hadir di halaman pencarian Anda. Klik tombol di samping untuk memprioritaskan artikel dari kami!











