BeritaPendidikan

Edukasi Hukum Menyasar Dunia Digital, Siswa SMAN 1 Sumenep Diingatkan Bahaya Jejak Online

Avatar
16
×

Edukasi Hukum Menyasar Dunia Digital, Siswa SMAN 1 Sumenep Diingatkan Bahaya Jejak Online

Sebarkan artikel ini
Edukasi Hukum Menyasar Dunia Digital, Siswa SMAN 1 Sumenep Diingatkan Bahaya Jejak Online
Foto Bersama Kejari Sumenep dengan Siswa SMAN 1 Sumenep

Mediapribumi.id, Sumenep — Tantangan penggunaan media sosial di kalangan pelajar menjadi perhatian serius Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep. Melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), lembaga penegak hukum tersebut menyoroti pentingnya kesadaran hukum di ruang digital saat menggelar penyuluhan di SMAN 1 Sumenep, Rabu (29/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama hampir dua jam itu tidak sekadar mengenalkan hukum secara umum, tetapi lebih menitikberatkan pada risiko aktivitas daring yang kerap luput dari perhatian siswa.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Sumenep, Endro Riski Erlazuardi, menegaskan bahwa jejak digital memiliki dampak jangka panjang yang tidak bisa dianggap sepele.

“Segala sesuatu yang diunggah ke internet pada dasarnya tidak benar-benar hilang. Jejak digital itu bisa bertahan dan berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum di kemudian hari,” ujarnya di hadapan para siswa.

Dalam paparannya, ia mengungkapkan sejumlah pelanggaran yang sering terjadi di kalangan pelajar, seperti penyebaran informasi palsu (hoaks), perundungan siber (cyberbullying), ujaran kebencian, hingga penyebaran konten yang melanggar norma. Fenomena ini, menurutnya, dipicu oleh rendahnya literasi digital dan minimnya pemahaman hukum.

Endro menekankan bahwa pengendalian diri menjadi kunci utama dalam bermedia sosial. Ia mengingatkan siswa agar tidak mudah terpancing emosi, serta selalu mempertimbangkan dampak sebelum membagikan sesuatu di internet.

“Kesadaran hukum itu harus dimulai dari diri sendiri. Saring informasi, jaga etika, dan pahami bahwa setiap tindakan di dunia digital memiliki konsekuensi,” tegasnya.

Selain menghadirkan jajaran Kejari Sumenep, kegiatan ini juga diikuti oleh perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Sumenep serta pihak sekolah. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa edukasi hukum bagi pelajar menjadi tanggung jawab bersama.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep