BeritaKesehatan

Dinkes P2KB Sumenep Pastikan Vaksin Imunisasi Campak Aman dan Halal

Avatar
24
×

Dinkes P2KB Sumenep Pastikan Vaksin Imunisasi Campak Aman dan Halal

Sebarkan artikel ini
Dinkes P2KB Sumenep Pastikan Vaksin Campak Aman dan Halal
Menkes RI, Budi Gunadi Saat Mengunjungi Imunisasi Campak di Sumenep Beberapa Waktu Lalu (Foto: Website Pemkab Sumenep)

Mediapribumi.id, Sumenep — Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep terus berupaya menjawab keraguan sebagian masyarakat terkait imunisasi, terutama menyangkut keamanan dan kehalalan vaksin.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri, mengakui bahwa meski kesadaran masyarakat meningkat pasca melonjaknya kasus campak, masih ada sebagian kecil warga yang ragu untuk mengimunisasi anaknya.

“Ada yang masih khawatir, terutama soal halal-haram vaksin. Ini yang terus kami luruskan melalui edukasi,” ujarnya, Kamis (30/04/2026).

Untuk mengatasi hal tersebut, Dinkes Sumenep menggandeng berbagai tokoh agama lintas organisasi, mulai dari MUI, Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Fatayat, Muslimat, hingga Aisyiyah. Mereka bahkan diajak melihat langsung proses produksi vaksin di Bio Farma.

Menurut Syamsuri, langkah ini dilakukan agar para tokoh agama mendapatkan pemahaman utuh mengenai proses pembuatan vaksin, mulai dari bahan baku hingga distribusinya.

“Setelah melihat langsung, para tokoh agama bisa menyampaikan kepada masyarakat bahwa vaksin ini aman dan sesuai syariat,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa vaksin produksi Bio Farma telah digunakan di berbagai negara, termasuk di sejumlah negara dengan mayoritas penduduk Muslim.

“Vaksin ini tidak hanya digunakan di Indonesia, tapi juga di sembilan negara Muslim. Ini menjadi bukti bahwa vaksin aman dan dapat diterima,” tegasnya.

Selain pendekatan keagamaan, Dinkes juga terus mengintensifkan sosialisasi melalui tenaga kesehatan di puskesmas dan posyandu. Edukasi dilakukan secara langsung kepada orang tua agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar.

“Informasi yang beredar di masyarakat tidak semuanya valid. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk bertanya langsung kepada tenaga kesehatan,” imbuhnya.

Dinkes Sumenep menegaskan bahwa imunisasi merupakan langkah penting dalam melindungi anak dari penyakit berbahaya seperti campak. Selain mencegah penularan, imunisasi juga terbukti dapat mengurangi tingkat keparahan gejala jika anak tetap terinfeksi.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu lagi. Imunisasi ini aman, halal, dan sangat penting untuk masa depan anak,” pungkasnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep