Mediapribumi.id, Malang — Awal tahun ajaran baru 2025/2026 menjadi momen berharga bagi Perguruan Muhammadiyah Oro-Oro Dowo, yang menaungi SMP Muhammadiyah 1 Malang (MUHASA) dan SMA Muhammadiyah 1 Malang (SMAMSA).
Melalui kegiatan Forum Ta’aruf dan Masa Orientasi Siswa (FORTASI-MU), sekolah menyambut peserta didik baru dengan semangat kolaboratif dan pendidikan karakter yang kuat.
Mengusung tema “Grow Together, Shine Forever”, FORTASI-MU digelar selama sepekan penuh, mulai 12 hingga 18 Juli 2025. Tidak hanya sebagai ajang pengenalan lingkungan sekolah, kegiatan ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai integritas, kemandirian, dan semangat belajar dalam bingkai keislaman khas Muhammadiyah.
Suasana pembukaan FORTASI-MU berlangsung khidmat dan penuh makna. Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, S.Sy., Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Suwarjana, SE., MM., Kasubag Kesejahteraan Sosial H. Achmad Sholeh, SIP., MM., dan Camat Klojen Willstar Taripar Hatogoran, S.STP., M.AP.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Malang menegaskan pentingnya menciptakan suasana sekolah yang sehat dan aman dari praktik perundungan.
“FORTASI-MU harus jadi kegiatan yang menyenangkan, bukan menakutkan. Tidak boleh ada perpeloncoan, apalagi kekerasan. Sekolah adalah tempat menumbuhkan semangat dan karakter,” tegasnya pada Senin (14/07/2025).
Ia juga memberikan motivasi kepada peserta didik baru untuk membangun disiplin dan cita-cita sejak awal, sembari menekankan komitmen Pemerintah Kota Malang dalam mendukung pendidikan melalui program beasiswa bagi siswa berprestasi maupun yang kurang mampu hingga perguruan tinggi.
Kepala SMP Muhammadiyah 1 Malang, Yanur Setyaningrum, menyampaikan bahwa FORTASI-MU menjadi fondasi penting untuk membangun rasa kepemilikan terhadap sekolah.
“Kami ingin siswa merasa bahwa sekolah ini adalah rumah kedua. Tempat yang ramah, membimbing, dan menumbuhkan potensi mereka. Tema ‘Grow Together, Shine Forever’ adalah tekad kami mencetak generasi yang unggul dan kolaboratif,” ujar Yanur.
Senada, Kepala SMA Muhammadiyah 1 Malang, Dra. Umi Mafrukhah, menegaskan bahwa kegiatan ini menanamkan semangat spiritual, sosial, dan intelektual kepada peserta didik sejak hari pertama.
“Kami percaya, adaptasi yang positif sejak awal masa sekolah akan membentuk arah karakter dan prestasi siswa ke depan. SMAMSA juga terus berinovasi menghadirkan lingkungan belajar yang kompetitif namun tetap humanis,” imbuhnya.
Puncak acara pembukaan ditandai dengan prosesi simbolik penyerahan siswa dari orang tua kepada sekolah serta doa bersama. Momen ini menjadi titik awal perjalanan pendidikan yang sarat makna dan harapan.
Melalui sinergi antara MUHASA dan SMAMSA, Perguruan Muhammadiyah Oro-Oro Dowo menegaskan komitmennya dalam mendidik generasi berakhlak mulia, cerdas, dan siap menjadi pemimpin masa depan. FORTASI-MU 2025 dinilai bukan hanya sekadar orientasi, melainkan langkah awal menuju masa depan yang gemilang.













