Berita

Festival Desa Wisata Madura 2025 Angkat Potensi Lokal ke Panggung Regional

Avatar
727
×

Festival Desa Wisata Madura 2025 Angkat Potensi Lokal ke Panggung Regional

Sebarkan artikel ini
Festival Desa Wisata Madura 2025 Angkat Potensi Lokal ke Panggung Regional
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo meninjau stand festival desa wisata madura 2025.

Mediapribumi.id, Sumenep — Pulau Madura kembali menegaskan eksistensinya sebagai salah satu pusat kekayaan budaya dan wisata di Indonesia. Festival Desa Wisata Madura 2025 resmi digelar dan disambut meriah oleh masyarakat serta pelaku pariwisata.

Kegiatan ini menjadi ajang spektakuler yang menampilkan potensi wisata, budaya, dan kuliner khas dari desa-desa di empat kabupaten di Madura.

Dengan semangat kolaborasi lintas daerah, Festival Desa Wisata Madura tidak hanya menjadi panggung hiburan, tetapi juga momentum strategis dalam memperkuat promosi pariwisata berbasis masyarakat.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, yang hadir dan membuka acara, menyebut bahwa festival ini telah dirancang sejak tahun 2022 oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep.

“Festival ini merupakan bentuk nyata komitmen bersama untuk memperluas eksposur potensi wisata desa. Selain itu, menjadi ajang pertukaran gagasan antardesa demi mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan,” ujarnya, Kamis (19/6/2025).

Kepala DPMD Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menegaskan bahwa festival ini akan menjadi agenda tahunan. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun desa wisata yang tangguh dan kreatif.

“Desa-desa kita menyimpan kekayaan luar biasa. Festival ini menjadi panggung terbuka untuk mengenalkan potensi alam, budaya, dan kuliner lokal ke khalayak luas, termasuk wisatawan mancanegara,” jelasnya.

Festival yang berlangsung selama tiga hari hingga 21 Juni ini diikuti oleh 26 kecamatan dari Kabupaten Sumenep serta delegasi desa wisata dari Kabupaten Pamekasan dan Sampang. Beragam atraksi budaya, pameran produk unggulan desa, hingga bazar kuliner turut menyemarakkan acara.

Tak hanya dari unsur pemerintah, sejumlah pihak turut memberi dukungan, di antaranya Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), Baznas, serta pelaku industri kreatif dan pariwisata lokal.

Sementara itu, data dari Disbudporapar Sumenep mencatat, jumlah kunjungan wisatawan ke wilayah ini telah menembus angka 1,2 juta orang. Sebuah sinyal kuat bahwa Sumenep dan kawasan Madura memiliki daya tarik yang terus tumbuh.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia akan memilih lima desa wisata terbaik yang berhak mendapatkan piagam penghargaan, trofi, dan uang pembinaan.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep