BeritaPemerintahan

Dorong PAD Naik, Wabup Sumenep Andalkan Sektor Wisata hingga UMKM

Avatar
×

Dorong PAD Naik, Wabup Sumenep Andalkan Sektor Wisata hingga UMKM

Sebarkan artikel ini
Dorong PAD Naik, Wabup Sumenep Andalkan Sektor Wisata hingga UMKM
Wabup Sumenep, KH Imam Hasyim Saat Diwawancarai di Kantor DPRD Sumenep.

Mediapribumi.id, Sumenep — Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim menegaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep akan terus mengoptimalkan berbagai sektor untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya melalui pengembangan sektor pariwisata.

“Kami akan terus berupaya untuk peningkatan PAD dengan berbagai sektor, di antaranya pariwisata,” ujar Imam Hasyim, usai menghadiri Rrapat Paripurna di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Senin (10/08/2026).

Selain pariwisata, Imam Hasyim menyebut Pemkab juga menggandeng Samsat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor, yang menjadi salah satu penyumbang PAD daerah.

“Bersama Samsat, kami terus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak, sekarang sudah menunjukkan hahsil cukup baik,” tuturnya.

Tak hanya itu, penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut menjadi perhatian Pemkab sebagai bagian dari strategi memperluas basis ekonomi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan PAD dari sisi usaha lokal.

“UMKM akan terus kami tingkatkan,” tegasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Sumenep H. Dul Siam, meminta Pemkab lebih serius menggarap potensi sumber daya alam sebagai objek wisata guna mendongkrak PAD secara signifikan.

“Untuk meningkatkan PAD agar lompatannya maksimal, maka Pemkab harus serius membuka sumber daya alam potensial untuk dikelola menjadi objek wisata,” kata Dul Siam.

Menurut Dul Siam, banyak wilayah di Sumenep menyimpan potensi alam yang menjanjikan namun belum dikelola maksimal. Ia menilai keseriusan pengembangan wisata harus dibarengi dukungan infrastruktur di kawasan-kawasan potensial agar benar-benar menarik kunjungan wisatawan.

Secara terpisah, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya mengungkapkan, dari target PAD tahun ini sebesar Rp334,30 miliar, realisasi yang berhasil dikumpulkan hingga semester pertama mencapai Rp166,04 miliar atau setara 49,67 persen.

“Berdasarkan evaluasi kami, capaian PAD pada semester pertama cukup menggembirakan, hampir 50 persen target sudah terealisasi,” terangnya.

Ferdiansyah mengakui masih ada sejumlah pos pendapatan yang belum tergarap maksimal, salah satunya pajak bumi dan bangunan (PBB), yang realisasinya belum optimal karena masa pembayaran wajib pajak masih berjalan.

“Untuk mengejar sisa target hingga akhir tahun, kami mengintensifkan pengawasan sekaligus pendekatan persuasif kepada wajib pajak yang belum menunaikan kewajibannya,” tukasnya.

Bantu kami agar selalu hadir di halaman pencarian Anda. Klik tombol di samping untuk memprioritaskan artikel dari kami!

Jadikan Sumber Pilihan
Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *