Mediapribumi.id, Sumenep – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, saat ini tidak boleh ada yang kosong di kecamatan, semuanya harus terisi.
Hal itu disampaikan usai melantik dan mengambil sumpah sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 69 Pejabat Pengawas di Pendopo Agung Keraton Sumenep. Rabu (14/01/2026).
Pasca melakukan mutasi dan rotasi tersebut, Bupati Fauzi langsung merencanakan promosi jabatan sejumlah pejabat berikutnya, khususnya kecamatan.
“Sekarang tidak boleh ada yang kosong di kecamatan seperti sebelumnya, semua harus terisi,” jelasnya.
Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kinerja lembaga pemerintahan dan dampak pembangunan terhadap masyarakat bisa dirasakan secara langsung.
Ia menuturkan, sebelumnya sempat ada yang kosong di salah satu kepulauan. Menurut Bupati Fauzi hal itu disebabkan karena minimnya komunikasi, karena saat ini setelah ditawarkan banyak pegawai yang berkenan.
“Saya sudah meminta kepada BKPSDM untuk mencari pegawai yang kompetensinya bagus, agar bisa mewarnai dan memberikan kinerja terbaiknya di kepualauan,” tambahnya.
Saat ini, pihaknya masih menggodok untuk melakukan promosi dan mutasi jabatan agar semua posisi di kecamatan terisi.
“Indikatornya harus tidak memiliki masalah sosial, kinerjanya bagus, dan kepangkatanya sesuai,” katanya.
Lebih lanjut, Fauzi menyebutkan alasan mutasi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama sebelumnya, ia membutuhkan peningkatan kinerja dan capaian-capaian pembangunan.
Salah satu yang ditargetkan adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta prestasi-prestasi lainnya.
“Disbudporapar sebelumnya, saya masih belum puas terhadap prestasi olahraga, makanya sekarang diganti oleh pejabat yang lebih mudah, dengan harapan bisa semakin meningkat prestasinya,” pungkasnya.













