Uncategorized

Pemkab Sumenep dan KEI Kolaborasi Tekan Stunting Lewat Program “Suapan Cinta” di Kepulauan Pagerungan

Avatar
245
×

Pemkab Sumenep dan KEI Kolaborasi Tekan Stunting Lewat Program “Suapan Cinta” di Kepulauan Pagerungan

Sebarkan artikel ini
Pemkab Sumenep dan KEI Kolaborasi Tekan Stunting Lewat Program Suapan Cinta di Kepulauan Pagerungan
DPMD Sumenep, KEI menyerahkan PMT Balita dan Susu bagi Balita serta ibu hamil, di pagerungan kecil.

Mediapribumi.id, Sumenep — SKK Migas bersama Kangean Energy Indonesia (KEI) berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) melaksanakan program Sumenep Asupan Pangan Ceria Indah Merata (Suapan Cinta) di Desa Pagerungan Kecil dan Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken.

Kolaborasi ini digagas sebagai bentuk sinergi multipihak dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Sumenep, khususnya di wilayah kerja Kangean Energy Indonesia.

Kepala DPMD Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, mengatakan bahwa program Suapan Cinta merupakan upaya konkret untuk menjangkau langsung sasaran penanganan stunting di wilayah kepulauan.

“Program ini tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga edukasi kepada masyarakat. Ada pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita, susu untuk balita, serta ibu hamil, disertai penyuluhan langsung,” kata Anwar, Rabu (14/1/2025).

Menurutnya, pendekatan langsung kepada masyarakat dinilai lebih efektif karena memberikan sentuhan psikologis sekaligus motivasi kepada keluarga sasaran.

“Kami tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga berdialog dan memberi edukasi. Dengan begitu, pendekatan penanganan stunting menjadi lebih tepat sasaran dan menyentuh,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pagerungan Kecil, Halilurahman, mengaku sangat terbantu dengan keterlibatan langsung Pemkab Sumenep dan KEI dalam program tersebut.

“Selama ini biasanya hanya penyerahan bantuan, tanpa sosialisasi langsung kepada sasaran. Karena itu, kami berterima kasih kepada DPMD, SKK Migas, dan KEI yang telah memilih desa kami sebagai lokasi awal program Suapan Cinta,” katanya, Kamis (15/1/2025).

Ia berharap dukungan semua pihak dapat terus berlanjut hingga stunting benar-benar dapat ditekan di wilayah kepulauan.

“Kami berharap ke depan stunting tidak ada lagi di pulau kami,” imbuhnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep