BeritaPendidikan

BPMI UMM Lakukan Studi Tiru ke ITS, Perkuat Langkah Menuju Universitas Berdaya Saing Global

Avatar
971
×

BPMI UMM Lakukan Studi Tiru ke ITS, Perkuat Langkah Menuju Universitas Berdaya Saing Global

Sebarkan artikel ini
BPMI UMM Lakukan Studi Tiru ke ITS, Perkuat Langkah Menuju Universitas Berdaya Saing Global
Sejumlah pengelola BPMI UMM berkunjung ke kampus ITS

Mediapribumi.id, Surabaya — Dalam upaya memperkuat sistem penjaminan mutu yang unggul dan berstandar internasional, Badan Penjaminan Mutu Internal Universitas Muhammadiyah Malang (BPMI UMM) melakukan kunjungan benchmarking ke Kantor Penjaminan Mutu Institut Teknologi Sepuluh Nopember (KPM ITS), Surabaya, pada Kamis (08/05/2025).

Dipimpin langsung oleh Kepala BPMI UMM, Prof. Dr. Ir. Jabal Tarik Ibrahim, M.Si., rombongan disambut hangat oleh Kepala KPM ITS, Prof. Dr. Ir. Sri Gunani Partiwi, M.T., beserta jajaran di Gedung Pascasarjana ITS. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi akseleratif UMM menuju pengakuan internasional sebagai universitas berkelas dunia.

“Kami ingin mempelajari secara langsung bagaimana ITS mengelola mutu institusionalnya—mulai dari business process, struktur organisasi, hingga strategi reputasi global,” ujar Prof. Jabal dalam sambutannya.

Salah satu hal yang menarik perhatian adalah keberadaan International Reputation Unit di ITS, yang fokus mengelola hubungan dengan lembaga pemeringkatan global dan mendorong kolaborasi serta publikasi internasional. Unit ini dinilai sangat strategis dalam mendongkrak posisi ITS dalam peringkat seperti QS WUR dan THE.

Dr. Husamah, Kepala Divisi AMI dan RTM BPMI UMM, menyampaikan kekagumannya atas integrasi antara mutu internal dan reputasi global di ITS.

“Ini bukan hanya soal akreditasi, tapi bagaimana ITS mengorkestrasi semua lini untuk bergerak serempak menuju standar dunia.”

Dalam sesi diskusi, tim UMM juga mendalami sistem manajemen mutu ITS yang sudah terdigitalisasi, memungkinkan pemantauan mutu secara real-time dan berkelanjutan. Struktur organisasi KPM ITS yang ramping dan efisien pun menjadi topik pembelajaran penting.

“Benchmarking ini adalah langkah awal dari sinergi besar dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia,” tegas Prof. Jabal.

Robith Galih Irham Mushaffa, Kepala TU BPMI UMM, menilai integrasi teknologi informasi dalam penjaminan mutu ITS sebagai model yang perlu ditiru.

“Sistem seperti ini bisa kami adaptasi untuk memperkuat monitoring mutu di UMM,” ujarnya.

Kegiatan benchmarking ini ditutup dengan sesi foto bersama dan pertukaran cinderamata sebagai simbol kolaborasi. Kedua institusi sepakat membuka peluang kerja sama lanjutan, termasuk pelatihan dan pengembangan kapasitas SDM.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep