BeritaPemerintahan

Anugerah Inovasi Daerah 2025, Momentum Perkuat Budaya Inovasi di Sumenep

Avatar
265
×

Anugerah Inovasi Daerah 2025, Momentum Perkuat Budaya Inovasi di Sumenep

Sebarkan artikel ini
Anugerah Inovasi Daerah 2025, Momentum Perkuat Budaya Inovasi di Sumenep
Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo.

Mediapribumi.id, Sumenep — Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah akan kembali menggelar Anugerah Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep Tahun 2025. Ajang bergengsi ini memperebutkan total hadiah Rp 90 jut.

Anugerah Inovasi Daerah (AIad) ini merupakan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong dan mengapresiasi inovasi dari berbagai sektor, baik di lingkungan pemerintahan, masyarakat, maupun dunia usaha. Karena inovasi yang kreatif diperlukan dalam kemajuan daerah.

“Anugerah Inovasi Daerah ini adalah wadah strategis bagi kita semua untuk menunjukkan kreativitas dan solusi inovatif yang dapat memajukan Sumenep,” ujar Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

Bupati Fauzi juga menekankan kegiatan ini harus berimplikasi nyata ke masyarakat luas.

“Inovasi adalah kunci utama untuk mengatasi berbagai tantangan dan menciptakan pelayanan publik yang lebih baik serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbuh Bupati Fauzi.

Anugerah Inovasi Daerah tahun ini akan dikelompokkan menjadi 3 (tiga) kategori inovasi, yaitu:

1. Inovasi Tata Kelola Pemerintahan Daerah, merupakan inovasi dalam pelaksanaan manajemen pemerintahan daerah yang meliputi tata laksana internal dalam pelaksanaan fungsi manajemen dan pengelolaan unsur manajemen.

2. Inovasi Pelayanan Publik, merupakan inovasi penyediaan pelayanan kepada masyarakat yang meliputi proses pemberian pelayanan barang/jasa publik dan inovasi jenis dan bentuk barang/jasa publik, yang memberi pelayanan langsung kepada masyarakat, seperti inovasi dalam pelayanan perijinan, inovasi dalam pelayanan kesehatan, inovasi dalam pelayanan pendidikan, dan lain sebagainya.

3. Inovasi Daerah lainnya sesuai bidang urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah, merupakan segala bentuk inovasi dalam penyelenggaran urusan pemerintahan sesuai dengan tupoksi Perangkat Daerah yang tidak termasuk dalam dua bentuk inovasi sebelumnya.

Anugerah Inovasi Daerah 2025, Momentum Perkuat Budaya Inovasi di Sumenep
Flayer pendaftaran anugerah inovasi daerah sumenep

Kepala BRIDA Kabupaten Sumenep Benny Irawan menambahkan, pihaknya mengundang seluruh Perangkat Daerah, BUMD, ASN dan masyarakat umum untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.

“Ini kesempatan emas untuk menunjukkan ide-ide cemerlang yang dapat memberikan dampak positif nyata bagi Sumenep,” ujarnya.

Proses seleksi akan dilakukan secara ketat oleh tim juri independen yang terdiri dari unsur perangkat daerah, akademisi, praktisi, komunitas, media dan ahli di bidangnya. Penilaian akan didasarkan pada orisinalitas, kebermanfaatan, keberlanjutan, dan potensi replikasi dari setiap inovasi.

Puncak acara Anugerah Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep 2025 dijadwalkan akan dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep. BRIDA berharap acara ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat budaya inovasi di seluruh penjuru Sumenep.

“Mari kita jadikan Sumenep sebagai kabupaten yang maju dan inovatif. Partisipasi Anda adalah kontribusi nyata untuk masa depan Sumenep yang lebih baik,” pungkasnya.

Saat ini, tahapan Anugerah Inovasi Daerah Sumenep 2025, memasuki masa pendaftaran atau pengajuan proposal sejak tanggal 1 hingga 24 September 2025.

Adapun info pendaftaran dan pedoman AID Kabupaten Sumenep 2025 dapat diakses dengan scan barcode pada flyer atau kunjungi https://linktr.ee/anugerahinovasidaerah2025

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep