BeritaLingkunganPendidikan

Bazar dan Latihan Daur Ulang Sampah di Pagerungan Direspon Kadis DLH Sumenep: Ini Peran Generasi Muda dan KEI

Avatar
31
×

Bazar dan Latihan Daur Ulang Sampah di Pagerungan Direspon Kadis DLH Sumenep: Ini Peran Generasi Muda dan KEI

Sebarkan artikel ini
Bazar dan Latihan Daur Ulang Sampah di Pagerungan Direspon Kadis DLH Sumenep: Peran Generasi Muda dan KEI
Kepala DLH Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf.

Mediapribumi.id, Sumenep — Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, memberikan apresiasi terhadap kegiatan Bazar Hasil Daur Ulang Sampah yang digelar oleh Karang Taruna Laskar Obor di Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken.

Anwar menilai kegiatan tersebut sebagai langkah nyata dalam mendorong kesadaran masyarakat kepulauan terhadap pentingnya pengelolaan sampah berbasis daur ulang, sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif dari limbah.

“Ini adalah contoh baik bagaimana masyarakat, khususnya generasi muda, mampu mengubah persoalan sampah menjadi peluang yang bernilai. Kegiatan seperti ini perlu terus didorong dan direplikasi di wilayah kepulauan lainnya,” ujar Anwar. Sabtu (20/06/2026).

Tidak hanya menghadirkan bazar produk hasil daur ulang, kegiatan ini juga dirangkai dengan workshop pengolahan sampah plastik. Dalam pelatihan tersebut, peserta diajarkan mengolah limbah plastik menjadi berbagai produk kreatif, seperti gantungan kunci dan kerajinan bernilai jual lainnya.

Menariknya, kegiatan ini turut melibatkan pelajar melalui Gerakan Lestari, yang merupakan mitra binaan SKK Migas – Kangean Energy Indonesia (KEI). Keterlibatan pelajar menjadi bagian penting dalam menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan tersendiri dalam pengelolaan sampah.

“Kami di DLH mengetahui betul, Peran SKK Migas – KEI dalam mendukung kegiatan ini melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM). Kami nilai KEI konsisten mendorong penguatan kapasitas komunitas lokal, termasuk dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan,” terang Anwar.

Sementara, Ketua Karang Taruna Laskar Obor, Imran menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menghidupkan recycle center di tengah masyarakat Desa Pagerungan Besar.

“Kami ingin menjadikan pengelolaan sampah ini sebagai gerakan bersama, bukan hanya kegiatan sesaat. Recycle center yang ada akan terus kami kembangkan agar bisa memberikan manfaat lingkungan sekaligus ekonomi bagi warga,” ungkapnya.

Dengan kolaborasi antara Karang Taruna, pelajar, pemerintah daerah, dan dukungan dari KEI, pihaknya berharap, upaya pengelolaan sampah di wilayah kepulauan seperti Pagerungan Besar dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

“Kegiatan ini menjadi langkah komitmen kami Pak, untuk menguatkan kesadaran lingkungan sehingga dapat tumbuh dari akar rumput, serta menjadi solusi konkret dalam mengatasi persoalan sampah di daerah kepulauan,” tukas Imran.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep