Mediapribumi.id, Sumenep — PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) terus memperkuat upaya pengenalan produknya kepada masyarakat luas. Salah satu pendekatan yang kini diandalkan adalah strategi jemput bola, yakni dengan turun langsung menemui warga di lapangan, termasuk para pedagang yang beraktivitas di pasar-pasar tradisional.
Direktur Utama PT BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil bukan semata untuk mengenalkan produk, melainkan juga sebagai cara membangun kedekatan emosional dengan masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan yang dinaunginya.
“Kami sangat mengapresiasi karyawan yang semangat melakukan sosialisasi. Bagi yang mencapai target, selalu kami berikan bonus sebagai reward,” ujar Hairil.
Program sosialisasi ini dijalankan secara merata di seluruh jaringan kantor cabang, mencakup wilayah daratan maupun kepulauan yang tersebar di Kabupaten Sumenep, bahkan merambah cabang-cabang yang berlokasi di luar daerah.
Saat ini, BPRS Bhakti Sumekar telah mengoperasikan lima kantor cabang di Kabupaten Pamekasan, yang tersebar di pusat kabupaten serta empat kecamatan, yakni Larangan, Tlanakan, Waru, dan Pasean.
Ke depan, manajemen menegaskan akan tetap berkonsentrasi pada peningkatan kualitas layanan di kantor-kantor cabang yang telah berjalan.
“Sementara ini, kami fokus meningkatkan pelayanan di kantor cabang yang sudah ada,” tandas Hairil.
Terpisah, Kepala Cabang BPRS Bhakti Sumekar Arjasa, Rahmat Hidayat menjelaskan sejak awal tahun 2026 pihaknya menggencarkan sosialisasi dengan menyebarkan brosur kepada masyarakat seperti di pasar.
Salah satu yang disosialisasikan juga terkait produk Pembiayaan UKM Syariah dan produk lainnya. Langkah ini menurutnya cukup efektif untuk memberikan akses keuangan kepada masyarakat.
“Hasil sosialisasi ini beberapa UMKM di Arjasa mengajukan pinjaman kepada BPRS,” katanya, Senin (08/06/2026).
Kendati demikian, pihaknya berkomitmen untuk tetap menjalankan proses seperti pemberian pinjaman sesuai dengan regulasi dan dilakukan verifikasi.













