Mediapribumi.id, Sumenep — Universitas Wiraraja (Unija) Madura menggelar kegiatan khotmil quran sebanyak 40 kali dan santunan 40 anak yatim dalam rangka memperingati Dies Natalis kampus tersebut yang genap berusia 40 tahun atau empat dekade.
Rektor Unija, Dr. Sjaifurrachman, mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan panjang kampus tersebut hingga mencapai usia 40 tahun.
Ia menegaskan bahwa tradisi khotmil quran yang digelar bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan dan petunjuk dari Allah SWT.
“Khotmil quran ini bukan sekadar tradisi seremonial, tapi tradisi spiritual untuk memohon keberkahan dan petunjuk untuk mendapatkan ridha Allah,” katanya.
Ia menjelaskan, dalam rangkaian peringatan Diesnatalis kali ini, khotmil quran dilaksanakan sebanyak 40 kali, menyesuaikan usia Unija yang genap 40 tahun.
Di luar momentum tersebut, kegiatan khotmil quran di lingkungan Unija juga telah berjalan secara rutin setiap hari Jumat. Tradisi ini akan terus dilaksanakan selama surat edaran rektor terkait kebijakan tersebut belum dicabut.
“Selama surat edaran dari rektor belum dicabut, akan terus berjalan. Siapa pun nanti yang akan menjadi rektor harus mendukung kebijakan ini. Ini adalah ikhtiar kita semua,” tegasnya.
Peringatan Dies Natalis ke-40 Unija ini turut dijadikan sebagai momentum refleksi bagi seluruh civitas akademica. Rektor berharap kerja sama dan kolaborasi antar-pihak dapat terus terjalin guna mencapai visi, misi, dan tujuan Unija ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara, termasuk kepada takmir masjid yang telah menginisiasi kegiatan khotmil quran dan santunan anak yatim tersebut.
“Semoga Allah memberikan keberkahan kepada Unija,” pungkasnya.
Bantu kami agar selalu hadir di halaman pencarian Anda. Klik tombol di samping untuk memprioritaskan artikel dari kami!













