Berita

PWI Sumenep Resmikan Akademi Jurnalistik sebagai Ruang Edukasi dan Dialog Pers

Avatar
169
×

PWI Sumenep Resmikan Akademi Jurnalistik sebagai Ruang Edukasi dan Dialog Pers

Sebarkan artikel ini
PWI Sumenep Resmikan Akademi Jurnalistik sebagai Ruang Edukasi dan Dialog Pers
Ketua PWI Sumenep, Faisal Warid Saat Menyampaikan Sambutan

Mediapribumi.id, Sumenep – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumenep meresmikan Akademi Jurnalistik (AJ) sebagai wadah edukasi dan dialog antara insan pers dengan berbagai elemen publik. Launching AJ tersebut digelar di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumenep, Kamis (15/1/2026).

Akademi Jurnalistik ini dihadirkan sebagai respons atas berbagai dinamika dan persoalan yang kerap muncul dalam praktik jurnalistik di daerah, termasuk kesalahpahaman antara media dan lembaga publik. Melalui AJ, PWI Sumenep berupaya membangun pemahaman bersama mengenai kerja pers yang profesional dan beretika.

Peresmian Akademi Jurnalistik PWI Sumenep juga menjadi bagian dari rangkaian Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 serta Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 PWI yang akan diperingati pada 9 Februari 2026 mendatang.

Dalam kegiatan tersebut, PWI Sumenep menghadirkan Dewan Penasihat PWI Sumenep, Ach. Rifa’ie, yang memberikan pemaparan mengenai konsep dan tujuan Akademi Jurnalistik kepada peserta. Hadir pula perwakilan dari Polres Sumenep, Kodim 0827/Sumenep, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Ketua PWI Kabupaten Sumenep, Faisal Warid, menyampaikan bahwa Akademi Jurnalistik bukan hanya diperuntukkan bagi wartawan, tetapi juga terbuka bagi masyarakat dan institusi yang ingin memahami mekanisme kerja pers secara benar.

“Akademi Jurnalistik ini kami desain sebagai ruang konsultasi dan dialog. Ketika terjadi sengketa atau persoalan yang berkaitan dengan pemberitaan, semua pihak bisa duduk bersama untuk mencari solusi,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberadaan AJ diharapkan mampu meminimalkan konflik antara media dan lembaga publik, sekaligus meningkatkan kualitas produk jurnalistik di Kabupaten Sumenep. Menurutnya, kemerdekaan pers harus dijalankan secara bertanggung jawab dan berlandaskan etika.

Sementara, Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi memberikan apresiasi terhadap AJ PWI Sumenep tersebut, mengingat keterbukaan informasi publik membutuhkan akurasi informasi.

“Tanggung jawab jurnalis memang memberikan informasi yang akurat dan benar kepada masyarakat,” tandasnya.

Sehingga, program ini sangat penting sebagai ruang edukatif baik kepada lembaga pemerintahan maupun kepada mahasiswa yang nantinya sebagian akan berkiprah di bidang jurnalistik.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep