BeritaPemerintahan

TP PKK Sumenep Gencarkan Edukasi Cegah Pernikahan Dini, Kecamatan Ganding Sabet Juara Lomba PAAREDI CEPAK

Avatar
484
×

TP PKK Sumenep Gencarkan Edukasi Cegah Pernikahan Dini, Kecamatan Ganding Sabet Juara Lomba PAAREDI CEPAK

Sebarkan artikel ini

Mediapribumi.id, Sumenep — Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sumenep kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap isu perlindungan anak. Melalui Lomba Simulasi Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) dengan pendekatan Bebaran Cegah Perkawinan Usia Anak (CEPAK), TP PKK Sumenep mendorong upaya konkret dalam pencegahan perkawinan usia anak yang masih menjadi persoalan krusial di banyak daerah.

Kegiatan edukatif ini digelar terpusat di Graha Wiyata MAN Sumenep pada Kamis (13/11/2025) dan diikuti oleh 19 kecamatan se-Kabupaten Sumenep. Setiap perwakilan tampil dengan kreativitas dan pemahaman mendalam mengenai pola asuh di era digital serta strategi pencegahan pernikahan dini. Antusiasme peserta menjadi bukti tingginya komitmen kader PKK dalam mengawal isu penting tersebut.

Ketua Pokja 1 TP PKK Sumenep, Annisa Dwi Sofiah, S.P., menegaskan bahwa lomba ini berfungsi sebagai sarana penguatan kapasitas kader agar mampu mengedukasi masyarakat secara luas.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader Pokja 1 TP PKK Kecamatan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat secara luas tentang pola asuh dan pencegahan Perkawinan Anak,” ujarnya. Senin (01/12/2025).

Ia menjelaskan bahwa simulasi dirancang menyerupai skenario nyata, sehingga peserta tidak hanya memahami konsep, namun juga terampil dalam langkah-langkah praktis penanganan maupun pencegahan. Kader di tingkat desa dan kecamatan diharapkan menjadi agen perubahan yang konsisten menyebarluaskan materi PAAREDI CEPAK sebagai upaya promotif dan preventif di masyarakat.

Annisa juga berharap agar edukasi mengenai PAAREDI CEPAK terus berkelanjutan, menjadi landasan perubahan perilaku orang tua dan remaja dalam menghadapi tantangan era digital.

Pada akhir acara, dewan juri mengumumkan para pemenang setelah menilai aspek materi, teknik penyampaian, dan kreativitas simulasi. Kecamatan Ganding berhasil menjadi Juara 1 dengan performa terbaik dalam mengadvokasi pencegahan pernikahan dini. Disusul Kecamatan Manding sebagai Juara 2, dan Kecamatan Batang-Batang sebagai Juara 3. Untuk kategori Juara Harapan, Kecamatan Dasuk meraih Harapan 1, Kecamatan Kota meraih Harapan 2, dan Kecamatan Talango meraih Harapan 3.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep