Berita

Satreskrim Polres Sumenep Berhasil Tangkap Buronan Kasus Pencurian Sapi di Ganding

Avatar
198
×

Satreskrim Polres Sumenep Berhasil Tangkap Buronan Kasus Pencurian Sapi di Ganding

Sebarkan artikel ini
Satreskrim Polres Sumenep Berhasil Tangkap Buronan Kasus Pencurian Sapi di Ganding

Mediapribumi.id, Sumenep — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumenep kembali menorehkan prestasi dalam pengungkapan kasus kejahatan. Kali ini, petugas berhasil membekuk pelaku pencurian hewan ternak berupa sapi yang terjadi di Kecamatan Ganding pada 8 Maret 2023.

Kasus tersebut bermula dari laporan warga bernama M. Jufri, petani asal Dusun Mandala Barat, Desa Gadu Barat, yang kehilangan dua ekor sapi miliknya. Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Resmob Polres Sumenep melakukan serangkaian penyelidikan hingga menangkap seorang pelaku bernama Supriyadi. Dalam pemeriksaan, Supriyadi mengaku menjalankan aksi pencurian bersama rekannya, Rukiyanto, warga Desa Daramista, Kecamatan Lenteng, yang kemudian melarikan diri.

Setelah lama buron, Unit Resmob akhirnya mendapatkan titik terang mengenai persembunyian Rukiyanto. Pada Sabtu (29/11/2025) sekitar pukul 19.00 WIB, petugas berhasil menangkap pelaku di wilayah Kabupaten Kediri tanpa perlawanan.

Dalam pemeriksaan lanjutan, Rukiyanto mengakui keterlibatannya dalam pencurian tersebut. Ia menjelaskan bahwa bersama rekannya, ia masuk ke kandang milik korban, memotong tali pengikat dua ekor sapi, dan membawa ternak itu keluar dari kandang.

Dari pengungkapan kasus ini, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa dua ekor sapi hasil kejahatan. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-1, 3, 4, 5 dan ayat (2) junto Pasal 55 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, S.I.K., melalui Kasihumas Polres Sumenep, menyampaikan apresiasi kepada tim di lapangan yang berhasil mengungkap kasus tersebut.

“Polres Sumenep berkomitmen penuh memberantas berbagai bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat, termasuk pencurian hewan yang kerap terjadi di wilayah pedesaan. Kami mengimbau masyarakat untuk terus bekerja sama dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan,” ujarnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep