BeritaEkonomiMigas

Respon Tukang Mebel Kayu Terhadap PPM SKK Migas–KEI di Pagerungan Kecil

Avatar
2053
×

Respon Tukang Mebel Kayu Terhadap PPM SKK Migas–KEI di Pagerungan Kecil

Sebarkan artikel ini
Respon Tukang Mebel Kayu Terhadap PPM SKK Migas–KEI di Pagerungan Kecil
Penyerahan mini serkel, mesin selaras, dan mesin bor duduk kepada tukang mebel kayu di Pagerungan Kecil, Sapeken, Sumenep.

Mediapribumi.id, Sumenep — SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Kangean Energy Indonesia (KEI) kembali menyalurkan Program Pengembangan Masyarakat (PPM) tahun 2025 di Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep.

Acara penyerahan berlangsung di kantor Desa Pagerungan Kecil, dengan menghadirkan seluruh penerima manfaat.

Adapun bantuan yang diserahkan meliputi 10 unit GPS untuk nelayan, 10 unit mesin selasar (planner), 12 unit mesin serkal (circular saw), satu unit mesin bor duduk untuk tukang mebel, serta satu unit laptop dan printer bagi SD IT Sabiluttaqwa.

Warga dusun ujung, desa pagerungan kecil, Mamak, mengaku terbantu dengan bantuan berupa 1 unit mesin bor duduk yang ia terima.

Mamak menilai, selama ini peralatan yang digunakan masih tergolong manual, sehingga dengan tambahan alat akan memaksimalkan pekerjaannya sebagai mebel kayu di Pagerungan Kecil.

“Ya kami berterima kasih pak, karena kami juga menjadi bagian perhatian KEI dan Desa. Semoga saudara-saudara kami yang lainnya juga bisa diajukan agar lebih berkembang,” kata Mamak.

Sementara itu, Kepala Desa Pagerungan Kecil, Halilurahman, menyampaikan apresiasi atas kepedulian SKK Migas–KEI yang dinilai konsisten mendukung kemajuan masyarakat kepulauan sebagai wilayah operasi.

Respon Tukang Mebel Kayu Terhadap PPM SKK Migas–KEI di Pagerungan Kecil
Manager Humas Kangean Energy Indonesia, menyerahkan PPM peningkatan sarana prasarana pendidikan (Laptop dan Printer) di Pagerungan Kecil.

“Program ini membuktikan keseriusan SKK Migas dan KEI selama bertahun-tahun dalam mengembangkan industri mini desa, memberdayakan nelayan, serta memperkuat lembaga pendidikan. Kami berharap masyarakat memanfaatkan bantuan ini secara optimal,” katanya.

Halilurrahman berharap, dengan adanya konsep pengembangan seperti ini, masyarakat tidak pasif dalam mengembangkan peralatan yang telah diserahkan.

“Selain merasakan manfaat, juga bisa menstabilkan perekonomian di desa,” imbuhnya.

Manajer Humas KEI, Kampoi Naibaho, menegaskan bahwa PPM merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai perusahaan energi, tetapi juga sebagai mitra masyarakat. Bantuan ini disusun sesuai kebutuhan, mulai nelayan, pengrajin mebel hingga sekolah, agar dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas pendidikan,” terangnya.

Manager Humas yang akrab disapa Baho berharap, melalui PPM, SKK Migas–KEI dapat mendorong potensi lokal, memperkuat kemandirian ekonomi, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Pagerungan Kecil.

“PPM yang telah kami serahkan tak hanya berlangsung baru tahun ini, namun beberapa tahun yang lalu. Kemudian PPM ini juga telah melalui beberapa tahapan usulan. Dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten supaya tak tumpang tindih dengan program pemerintah setempat,” tukas Baho.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep