BeritaSosial Budaya

Pekan Seni Madura IX Resmi Dibuka: Panggung Kreativitas dan Budaya dari Ujung Timur Pulau Garam

Avatar
878
×

Pekan Seni Madura IX Resmi Dibuka: Panggung Kreativitas dan Budaya dari Ujung Timur Pulau Garam

Sebarkan artikel ini
Pekan Seni Madura IX Resmi Dibuka: Panggung Kreativitas dan Budaya dari Ujung Timur Pulau Garam
Potret pembukaan PSM IX UKM Sanggar Lentera STKIP PGRI Sumenep

Mediapribumi.id, Sumenep — Pekan Seni Madura (PSM) IX resmi dibuka pada Kamis malam, 12 Juni 2025, di Lapangan Gotong Royong, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Ajang seni tahunan ini akan berlangsung selama sepekan, hingga 18 Juni 2025, menghadirkan berbagai pertunjukan dan kegiatan yang memadukan seni tradisi, kontemporer, dan potensi lokal Madura.

Sebagai bagian dari Kalender Event Sumenep 2025, PSM IX menjadi ruang terbuka bagi para seniman dari seluruh Madura untuk berekspresi, berkolaborasi, dan saling menginspirasi.

Pantauan media ini, ribuan pengunjung tampak antusias mengikuti pembukaan yang menampilkan pertunjukan tari kolosal serta pemutaran film pendek karya anak muda Madura.

Ketua Panitia PSM IX, Fathurrahman, menuturkan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang aktualisasi dan temu kreatif bagi berbagai disiplin seni.

“Beragam kegiatan seperti lomba baca puisi, parade tari, parade film pendek, teater, musik, hingga bazar UMKM turut memeriahkan acara ini,” kata Fathur.

Pekan Seni Madura bukan hanya soal pertunjukan, tetapi juga penguatan nilai-nilai kebersamaan dan budaya lokal. Ketua STKIP PGRI Sumenep, Asmoni, menilai kegiatan ini sebagai medium gotong royong budaya khas Madura.

“Pagelaran ini bukan hanya soal seni sebagai tontonan, tapi bagaimana seni bisa hidup, menyatu, dan menjadi jembatan nilai-nilai budaya Madura,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Sumenep atas dukungan dan kepercayaan yang kembali diberikan, setelah tahun sebelumnya sukses menjadi tuan rumah.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Moh. Iksan, menyebut bahwa PSM IX adalah titik temu penting bagi seniman muda.

“Ajang ini bukan hanya perayaan, tapi juga sarana memperkaya kreativitas, memperkuat identitas seni daerah, dan memperluas jejaring seni budaya ke tingkat nasional bahkan internasional,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Sumenep, lanjut Iksan, akan terus berkomitmen mendukung geliat seni dan budaya, terutama dari generasi muda.

“Kami bangga dengan semangat berkarya anak muda Sumenep. Ini bukti bahwa seni tidak pernah kehilangan relevansi,” tegasnya.

Dengan konsep yang inklusif dan partisipatif, PSM IX diharapkan tidak hanya memperkuat identitas Madura, “Tetapi juga memperluas gaung pariwisata budaya dari wilayah paling timur Pulau Garam ke panggung yang lebih luas,” tukasnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep