BeritaPeristiwa

Mobil “Pick Up” Terperosok ke Jurang Galian di Pragaan Sumenep, Satu Korban Meninggal

Avatar
248
×

Mobil “Pick Up” Terperosok ke Jurang Galian di Pragaan Sumenep, Satu Korban Meninggal

Sebarkan artikel ini
Mobil Pick Up Terperosok ke Jurang Galian di Pragaan Sumenep, Satu Korban Meninggal
Suasana Evakuasi Mobil Pick Up yang Terprosok

Mediapribumi.id, Sumenep — Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Dusun Kembang, Desa Rombasan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Jumat (13/02/2026) pagi. Sebuah mobil pick up terperosok ke jurang galian dan menyebabkan pengemudi meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Sujianto (60), warga Desa Sendang, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep. Peristiwa tersebut ditemukan sekira pukul 09.00 WIB, di wilayah Desa Rombasan.

Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Prenduan, Iptu Mohammad Sudiono membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengaku setelah mendapatkan laporan langsung mendatangi lokasi kejadian.

“Benar, peristiwa itu terjadi di jurang galian. Kami langsung mendatangi untuk melakukan evakuasi,” katanya saat dikonfrimasi melalui saluran telepon.

Kompol Widiarti, Humas Polres Sumenep, menyampaikan, berdasarkan keterangan saksi, sekira pukul 06.00 WIB, korban berpamitan kepada keluarganya untuk pergi mengambil batu di Dusun Kembang, Desa Rombasan, dengan mengendarai mobil pick up hitam.

Sekira pukul 08.30 WIB, menantu korban, Nawawi, menerima informasi dari perangkat desa setempat, bahwa korban mengalami kecelakaan.

“Nawawi bersama Misratul Aini kemudian menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian, kendaraan korban sudah berada di dasar jurang,” kata Widiarti.

Selanjutnya, Warga setempat bersama saksi mengevakuasi korban, yang saat itu telah dinyatakan meninggal di lokasi. Jenazah selanjutnya dibawa ke rumah duka di Desa Sendang.

Dugaan sementara, kecelakaan terjadi akibat gangguan pada sistem pengereman kendaraan sehingga mobil tidak terkendali dan terperosok ke jurang.

Saat ini, kata Widi, pihak aparat dari Polsek Prenduan dipimpin IPTU Mohammad Sudiono, bersama personel Koramil Pragaan, pihak kecamatan, Puskesmas Pragaan, serta perangkat desa setempat mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan meminta keterangan saksi.

“Pihak keluarga korban menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan visum atau autopsi. Kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan,” tukasnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep