Mediapribumi.id, Sumenep – Warga Dusun Tembing, Desa Sepanjang, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas di kawasan pesisir pantai sebelah barat Pulau Sepanjang, Kamis (29/01/2026) sore.
Jenazah tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 15.30 WIB oleh seorang warga yang sedang berada di tepi pantai. Menyadari adanya temuan mencurigakan, warga segera melaporkan kejadian itu kepada perangkat desa, yang kemudian diteruskan ke Polsek Sapeken.
Kapolsek Sapeken, IPTU Wijono Aris S., menjelaskan bahwa hingga saat ini identitas korban belum diketahui dan masih tercatat sebagai Mr. X. Menurutnya, kondisi jenazah saat ditemukan sudah mengalami kerusakan cukup parah.
“Mayat ditemukan di bibir pantai Dusun Tembing, Desa Sepanjang, dengan kondisi fisik yang tidak utuh,” ujar IPTU Wijono Aris.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Sapeken bersama unsur Forkopimka Kecamatan Sapeken, perangkat Desa Sepanjang, tenaga kesehatan Puskesmas Sapeken, serta masyarakat setempat mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal, pengamanan, dan pendataan saksi.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi mengamankan sejumlah barang yang melekat pada korban, di antaranya kaos dengan tulisan “AL RAJUBA” pada lengan kiri dan “TOKO HIDAYAH” pada lengan kanan, yang kini dijadikan petunjuk awal dalam proses identifikasi.
Karena kondisi jenazah sudah tidak memungkinkan untuk dilakukan penanganan lebih lanjut di lokasi, pihak kepolisian bersama perangkat desa, unsur Forkopimka, dan masyarakat setempat menggelar musyawarah. Berdasarkan kesepakatan bersama, jenazah kemudian dimakamkan pada pukul 19.00 WIB di Dusun Tembing, Desa Sepanjang, Kecamatan Sapeken.
Sementara itu, Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto, menegaskan bahwa proses penyelidikan tetap berjalan meskipun jenazah telah dimakamkan.
“Kami tetap melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan saksi dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan, agar segera melapor kepada kepolisian jika menemukan kejadian serupa atau memiliki informasi terkait orang hilang.
“Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan. Setiap informasi akan kami tindak lanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan koordinasi lanjutan terkait penemuan jenazah tersebut.













