Mediapribumi.id, Sumenep — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep berencana mengubah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Batuan menjadi tempat tamasya. Rencana ini diwujudkan melalui program penghijauan yang telah berjalan di area tersebut.
Kepala DLH Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, mengatakan pihaknya telah melakukan penghijauan di kawasan TPA Batuan sebagai langkah awal transformasi tersebut.
“Kami sudah memulai melakukan penghijauan di area TPA Batuan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, timbunan sampah yang ada akan dipadatkan terlebih dahulu, kemudian ditutup dengan lapisan tanah sebelum ditanami pohon.
“Timbunan sampah kami padatkan, lalu di atasnya diberi tanah sebagai penutup, kemudian ditanam. Nanti akan muncul bukit baru di sana,” katanya.
Anwar menyebutkan, jenis pohon yang ditanam merupakan pohon keras seperti matoa dan beberapa jenis tanaman lainnya. Menurutnya, pohon-pohon buah tersebut diperkirakan mulai berbuah dalam kurun waktu tiga hingga empat tahun mendatang.
“Matoa dan tanaman buah lainnya nanti tiga atau empat tahun sudah berbuah. Masyarakat yang datang berkunjung juga bisa memetik buahnya,” ujarnya.
Dalam program ini, DLH Sumenep juga menggandeng pihak swasta untuk mendukung penghijauan lahan hutan di sekitar kawasan TPA.
Anwar menyebut ribuan pohon telah ditanam untuk lahan hutan, sementara 200 pohon lainnya sudah ditanam tepat di atas tumpukan sampah TPA Batuan.
“Target kami juga menggandeng pihak swasta. Kemarin sudah ada ribuan pohon untuk lahan hutan, dan di atas tumpukan sampah sendiri sudah ada 200 pohon,” katanya.
Ia memastikan program penghijauan dan penanaman pohon di TPA Batuan akan terus berlanjut hingga rencana menjadikannya kawasan tamasya dapat terwujud.
“Ini akan terus berlanjut,” pungkasnya.
Bantu kami agar selalu hadir di halaman pencarian Anda. Klik tombol di samping untuk memprioritaskan artikel dari kami!













