Mediapribumi.id, Sumenep — Warga Pulau Sepanjang, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, mengeluhkan padamnya listrik yang terjadi selama hampir satu pekan terakhir. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di Desa Sepanjang dan Desa Tanjung Kiaok, sehingga aktivitas masyarakat terganggu.
Sahrul, salah satu warga Desa Tanjung Kiaok mengatakan padamnya Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di wilayah tersebut telah berlangsung sejak beberapa hari lalu tanpa kejelasan waktu pemulihan. Kondisi ini berdampak pada berbagai sektor, mulai dari kegiatan rumah tangga hingga perekonomian warga setempat.
“Kami sudah hampir satu minggu tanpa listrik. Aktivitas sehari-hari sangat terganggu, apalagi pada malam hari,” katanya, Selasa (05/05/2026).
Ia mengaku telah melaporkan gangguan tersebut melalui aplikasi PLN Mobile. Namun, respons yang diterima dari petugas pelayanan teknik (Yantek) maupun manajemen Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kangean dinilai belum memberikan kepastian.
Ia menilai penjelasan yang disampaikan pihak PLN terkesan ambigu dan berbelit-belit. Hingga saat ini, belum ada informasi jelas terkait penyebab gangguan maupun estimasi waktu perbaikan.
“Kami sudah melapor, tapi jawabannya tidak jelas. Tidak ada kepastian kapan listrik akan kembali normal,” tegasnya.
Ia berharap pihak PLN segera mengambil langkah cepat dan konkret untuk menangani gangguan tersebut. Selain itu, ia juga meminta adanya transparansi informasi agar tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan.
Hingga berita ini diturunkan, Manajer ULP PLN Kangean, Hairul Ismail belum memberikan respons saat dikonfirmasi oleh media ini melalui saluran telepon.













