BeritaPeristiwa

Korban Dugaan Penganiayaan Mengaku Trauma Atas Sikap Arogan Kades Sapeken

Avatar
3334
×

Korban Dugaan Penganiayaan Mengaku Trauma Atas Sikap Arogan Kades Sapeken

Sebarkan artikel ini
Korban Dugaan Penganiayaan Mengaku Trauma Atas Sikap Arogan Kades Sapeken
Ilustrasi

Mediapribumi.id, Sumenep — Nadia Fega, warga Desa Sapeken, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, mengaku masih trauma usai menjadi korban dugaan penganiayaan oleh Kepala Desa (Kades) Sapeken, Joni Junaidi. Ia menilai sikap sang kades arogan dan membuatnya serta keluarga merasa terancam.

Insiden dugaan penganiayaan itu terjadi pada Rabu (13/8/2025) sore di sekitar Dermaga Baru Pulau Sapeken. Nadia mengaku mendapat perlakuan kasar, bahkan keluarganya ikut mendapatkan ancaman dari sang kades.

“Kalau memang dilarang orang berjilbab, kenapa tidak dibuatkan spanduk agar kami bisa menyesuaikan. Dan apakah harus ditempeleng agar kami paham aturan? Bahkan keluarga saya diancam dengan kata-kata,” ungkap Nadia saat diminta keterangan lebih lanjut oleh wartawan, Senin (18/8/2025).

Nadia juga menirukan ucapan Joni Junaidi yang diarahkan kepada keluarganya. “Pasampenu k aha toenu, deke ku talau (sampaikan kepada orang tuamu bahwa saya tidak takut),” kata Nadia menirukan ancaman tersebut.

Akibat peristiwa itu, Nadia mengaku tidak hanya menderita secara fisik, namun juga terguncang secara psikologis. Ia berharap aparat penegak hukum memberikan perlindungan dan menindaklanjuti laporan penganiayaan yang menimpa dirinya.

Dikonfirmasi terpisah tentang proses hukum yang ditempuh oleh Nadia, Kapolsek Sapeken, Iptu Taufik mengatakan, bahwa laporan tersebut telah ditindaklanjuti dan diproses.

“Proses lidik pak,” Tukasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepala Desa Sapeken, Joni Junaidi, belum memberikan respon terkait dugaan penganiayaan tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, Kades Joni memilih irit bicara, dan tidak menjawab pertanyaan yang telah ia terima.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep